Internasional

Rudal Iran Hantam RS dan Bursa Efek Israel, Dunia Sebut ‘Karma Gaza’

KETIKKABAR.com Israel kembali dihantam serangan rudal dari Iran. Sedikitnya empat lokasi strategis di negeri itu menjadi sasaran, termasuk Rumah Sakit Soroka di Beersheba dan gedung Bursa Efek Tel Aviv, Kamis (19/6/2025). Serangan ini membuat puluhan warga Israel terluka dan bangunan rusak berat.

Namun, alih-alih mendapat simpati dunia, Israel justru dihujani komentar pedas. Ribuan warganet menyebut ini sebagai karma dari Gaza, mengingat agresi militer Israel yang telah menewaskan lebih dari 55.000 warga Palestina, termasuk anak-anak dan perempuan, dalam perang yang masih berlangsung hingga kini.

Pemerintah Israel mengunggah foto-foto korban serangan Iran di akun Instagram resmi @stateofisrael. Terlihat anak-anak dan warga sipil tengah dievakuasi dari reruntuhan bangunan yang terkena hantaman rudal.

BACA JUGA:
Iran Ancam Ratakan Seluruh Pelabuhan Teluk Jika Trump Berani Blokade Selat Hormuz

“Pasukan keamanan dan tim medis kami yang pemberani bekerja tanpa lelah untuk menyelamatkan nyawa warga sipil,” tulis Israel dalam keterangan foto.

Baca juga: Israel Serang Fasilitas Nuklir Iran, Ketegangan Timur Tengah di Ambang Perang

Namun respons publik dunia justru tak terduga. Kolom komentar dipenuhi reaksi keras dan bahkan ejekan:

  • “Alhamdulillah 😍,” tulis akun @andrsatryeah.

  • “KARMAAAAAAAAA🔥,” tulis akun @naciyyyy.

  • “Kerja bagus Iran, karma sedang terjadi 🇵🇸🍉,” ujar akun @fya.ns.

  • “Di mana empati kalian saat membantai anak-anak di Gaza?” tulis @h.emre_grnts.

  • “Karma is real. Hiduplah Palestina 🇵🇸,” imbuh akun @seyda_ug.

Menurut laporan TRT World, RS Soroka merupakan fasilitas penting bagi tentara Israel yang terlibat dalam operasi militer di Gaza. Video dari lokasi menunjukkan plafon rumah sakit ambruk, dengan kerusakan signifikan di sejumlah bagian bangunan.

BACA JUGA:
Iran Batalkan Pembukaan Selat Hormuz dan Berlakukan Pembatasan Ketat Jalur Pelayaran

Sementara itu, The Financial Times melaporkan gedung Bursa Efek di Tel Aviv mengalami kerusakan parah akibat serangan rudal balistik.

Badan SAR Magen David Adom Israel melaporkan sedikitnya 32 warga terluka akibat serangan ini.

Menanggapi serangan tersebut, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengancam Iran akan “membayar harga yang sangat mahal.”

Di sisi lain, media pemerintah Iran menyatakan bahwa serangan rudal Israel sebelumnya telah menghantam reaktor air berat di Arak  fasilitas yang terkait dengan program nuklir Iran.

“Tidak ada bahaya radiasi sama sekali. Fasilitas sudah dievakuasi sebelum serangan,” demikian pernyataan dari media Iran.[]

TERKAIT LAINNYA