Daerah

Kronologi Meninggal Ustaz Yahya Waloni: “Saya Kira Beliau Mau Minum, Ternyata…”

KETIKKABAR.com – Kabar duka menyelimuti umat Islam di Makassar. Ustaz Yahya Waloni, da’i yang dikenal luas karena perjalanan spiritualnya dari Kristen menjadi mualaf, wafat saat menyampaikan khotbah Jumat di Masjid Darul Falah, Kota Makassar, Jumat (6/6/2025).

Momen mengharukan itu terjadi saat Ustaz Yahya berdiri di mimbar, menyampaikan khutbah kedua, sebelum sempat membaca doa penutup.

Menurut Harfan Jaya Sakti (39), Sekretaris Pengurus Masjid Darul Falah, Ustaz Yahya sempat terduduk dan tak sadarkan diri setelah menyampaikan penggalan khutbah kedua.

“Sebelum itu, beliau masih sempat berdiri, menyampaikan pentingnya tauhid kepada Allah SWT,” ujar Harfan.

Khutbah pertama berlangsung penuh semangat, membahas keteguhan iman Nabi Ibrahim dan Ismail. Jamaah memenuhi ruang utama hingga lantai dua.

“Saya berada di lantai dua, pesan beliau sangat kuat,” kata Prof. Dr. Syahruddin Usman (61), guru besar Tarbiyah UIN sekaligus jamaah.

Namun, sekitar pukul 12.30 WITA, saat hendak menutup khutbah kedua, Ustaz Yahya memegang dada dan jatuh di mimbar.

BACA JUGA:  IHSG Merah Merona, Rupiah Tembus Rp 18.000 dan MSCI Jadi Ancaman

“Saya kira beliau mau minum. Tapi tiba-tiba duduk dan tak sadarkan diri,” lanjut Harfan.

Shalat Jumat sempat terhenti. Ustaz Yahya segera dievakuasi ke RS Klinik Bahagia Minasa Upa, sekitar 100 meter dari masjid.

“Kami tidak tahu pasti, apakah beliau wafat di masjid atau di UGD,” ujar Harfan.

Baca Juga: Ustaz Yahya Waloni Wafat Saat Khotbah Jumat di Mimbar Masjid Makassar

Evakuasi berlangsung cepat, pukul 12.35 WITA. Shalat Jumat kemudian dilanjutkan kembali pukul 13.46 WITA. Sekitar pukul 14.00 WITA, kabar wafatnya menyebar luas di antara jamaah.

Pagi harinya, Ustaz Yahya masih mengisi khutbah Idul Adha 1446H di Jalan Rajawali, Makassar. Ia menginap bersama istri, Sitti Mutmainnah (34), di Hotel Prima. Sekitar pukul 10.30 WITA, ia dijemput panitia ke masjid dan sempat menyaksikan penyembelihan hewan kurban.

BACA JUGA:  Progres Jembatan Gantung Penghubung Cibubukan–Serasah Aceh Singkil Capai 47,10 Persen

Pada pukul 11.30 WITA, ia memasuki masjid dan duduk di shaf pertama, membaca Al-Kahfi dan berzikir sebelum azan.

Perjalanan Hidup: Dari Gereja ke Mimbar Islam

Yahya Yopie Waloni lahir di Manado, 30 November 1970. Ia berasal dari keluarga Minahasa Kristen yang taat. Sebelum menjadi mualaf, ia adalah tokoh agama Kristen dan Rektor STT Ebenhaezer di Sorong.

Hijrahnya ke Islam dimulai di Tolitoli, Sulawesi Tengah, saat ia mengucapkan dua kalimat syahadat di bawah bimbingan MUI setempat.

Sejak itu, Yahya dikenal sebagai pendakwah yang lantang menyuarakan ketauhidan dan perbandingan agama, dengan gaya orasi yang penuh semangat.

Wafatnya Ustaz Yahya Waloni saat berdakwah di atas mimbar, pada hari Jumat, di bulan Idul Adha—dianggap sebagai husnul khatimah oleh banyak pihak.

“Beliau wafat dalam keadaan berdakwah. Sebuah akhir yang insyaAllah mulia,” ujar Syahruddin.

TERKAIT LAINNYA