Daerah

TMMD ke-124: TNI Bangun Jalan Desa, Buka Akses dan Harapan Baru bagi Warga Aceh

KETIKKABAR.com – Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Kodam IM) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun desa dan memberdayakan masyarakat melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124.

Program lintas sektoral ini menyasar pembangunan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan, dan kini telah memberikan dampak nyata di tiga kabupaten: Aceh Besar, Aceh Utara, dan Aceh Selatan.

Di Kabupaten Aceh Besar, Kodim 0101/Kota Banda Aceh berhasil menyelesaikan pembangunan jalan sepanjang 2.000 meter dengan lebar 4 meter, menghubungkan Desa Jantho Lama dan Desa Awek di Kecamatan Jantho.

Sebelumnya, medan berbukit dan sulit dilalui membuat warga kesulitan, khususnya saat membawa hasil pertanian.

“Jalan ini menjadi urat nadi baru bagi masyarakat kedua desa. Kami harap ini mendorong konektivitas dan pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Letkol Inf Faurizal Noerdin, S.Sos., Dansatgas TMMD Kodim 0101/KBA.

Baca Juga: TMMD ke-124: Kodim 0101/Banda Aceh Bangun Lima Sumur Bor untuk Warga

Kini, akses yang lebih baik memungkinkan petani mengangkut hasil panen ke pusat distribusi dengan lebih cepat dan efisien.

Sementara itu di Aceh Utara, Kodim 0103/Aceh Utara tengah membangun jalan sepanjang 2.000 meter dengan lebar 5 meter menuju Desa Pase Sentosa, Kecamatan Simpang Keuramat. Progres pekerjaan sudah mencapai 23 persen meski sempat terkendala cuaca.

BACA JUGA:
Cegah Kecelakaan, Koramil 01/Bandar Bersihkan Tumpukan Tanah di Bahu Jalan Bener Meriah

“Jalan ini akan mempercepat waktu tempuh dan menurunkan biaya transportasi warga,” ujar Lettu Kav Rismanto Bangun, Pasiter Kodim 0103.

Ia menambahkan, kolaborasi antara Satgas TMMD dan warga tetap solid meskipun hujan beberapa kali memperlambat pekerjaan.

Di ujung selatan Aceh, tepatnya Gampong Paya Pelumat, Kecamatan Labuhan Haji Timur, Kodim 0107/Aceh Selatan membangun jalan usaha tani sepanjang 400 meter.  Jalan yang dulunya becek dan licin saat hujan, kini sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat.

“Kami ingin TNI hadir secara nyata di tengah rakyat. Pembangunan ini bukan hanya infrastruktur, tapi juga dukungan moril bagi petani,” ujar Letkol Inf Faiq Fahmi, Dansatgas TMMD Kodim 0107.

Warga setempat, Abdul Gani, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Dulu susah bawa hasil panen, apalagi waktu hujan. Sekarang alhamdulillah jalannya bagus,” katanya.

Pangdam IM: TMMD Bukan Sekadar Bangun Jalan, Tapi Bangun Harapan

Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han), Pangdam Iskandar Muda (Pangdam IM), memberikan apresiasi tinggi kepada para prajurit dan masyarakat yang telah bersinergi dalam TMMD ke-124.

BACA JUGA:
Kodim 0107/Aceh Selatan kebut Pembangunan Jembatan Aramco, Progres di Pasi Rasian Capai 90 Persen

“TMMD adalah bentuk nyata Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang mendukung pembangunan nasional, terutama di desa dan daerah tertinggal,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya menjaga dan memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun. “Kami ingin hasil kerja ini membawa dampak nyata bagi kualitas hidup masyarakat, bukan hanya hari ini, tapi untuk jangka panjang.”

Baca Juga: Jumat Penuh Berkah! Kodam Iskandar Muda Bagikan 182 Paket Sarapan Gratis untuk Warga Banda Aceh

Menurutnya, keberhasilan TMMD adalah bukti bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar slogan, tapi kenyataan yang hidup dan terasa.

Pangdam IM juga berharap agar program TMMD terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak desa yang masih kesulitan akses infrastruktur dasar.

Ia mengajak semua pihak—baik pemerintah, masyarakat, maupun swasta—untuk terus bergandengan tangan membangun negeri.

“Semoga pembangunan ini menjadi jalan pembuka menuju masa depan yang lebih sejahtera dan berkeadilan bagi masyarakat Aceh,” tutupnya.[]

TERKAIT LAINNYA