KETIKKABAR.com – Nama Ir. Kasmudjo kembali mencuat usai pernyataannya mengenai statusnya sebagai dosen pembimbing akademik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), saat kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM), kembali diperbincangkan publik.
Dalam sebuah wawancara dengan televisi swasta, Kasmudjo menyatakan bahwa pada periode 1983 hingga 1985, masa ketika Jokowi diduga menyelesaikan skripsinya, ia masih berstatus sebagai asisten dosen dengan pangkat golongan IIIB. Menurutnya, pada waktu itu ia belum memiliki kewenangan untuk membimbing mahasiswa secara resmi.
“Saat itu saya hanya membantu dosen. Saya belum boleh mengajar langsung, apalagi membimbing skripsi,” ungkap Kasmudjo.
Ia menambahkan bahwa baru pada tahun 1986 ia diangkat menjadi pegawai negeri sipil dengan pangkat IIIC, yang membuatnya memiliki kewenangan mengajar secara mandiri.
Namun, pernyataan tersebut bertolak belakang dengan ucapan Joko Widodo dalam sebuah acara silaturahmi bersama alumni, dosen, dan mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM pada 19 Desember 2017 silam.
Dalam kesempatan itu, Jokowi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kasmudjo yang disebut sebagai dosen pembimbingnya saat menyusun skripsi di Jurusan Teknologi Kayu.
“Terima kasih atas bimbingan Bapak di Jurusan Teknologi Kayu. Saya bisa menyelesaikan skripsi saya, meskipun saya lupa bolak-baliknya berapa kali,” ujar Jokowi saat itu.
Ia bahkan mengenang sikap Kasmudjo yang dikenal tegas. “Karena begitu maju, dibentak balik, galak sekali,” tambahnya.
Menanggapi perbedaan pernyataan ini, pengamat dan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo menilai kejujuran Kasmudjo patut diapresiasi.
“Kita mengucapkan terima kasih. Kalau tidak, Pak Kasmudjo bisa ikut diperiksa sebagai salah satu terlapor dari delapan orang yang dilaporkan,” ujarnya.
Di tengah kontroversi ini, Jokowi sendiri pada 13 Mei 2025 mengunggah video melalui akun media sosial pribadinya yang menunjukkan kunjungannya ke kediaman Kasmudjo.
Dalam video itu, Jokowi menyebut Kasmudjo sebagai dosen pembimbing akademiknya semasa kuliah di Fakultas Kehutanan UGM.
“Hari ini, saya berkunjung untuk bersilaturahmi dengan Dosen Pembimbing Akademik saat kuliah di Fakultas Kehutanan UGM, Bapak Ir. Kasmudjo,” tulis Jokowi dalam unggahannya.
Dalam video berdurasi singkat itu, Jokowi tampak disambut hangat oleh Kasmudjo dan istrinya. Keduanya berbincang di ruang tamu, dan Jokowi sempat menanyakan kabar anak-anak Kasmudjo.
Sebelum meninggalkan rumah, Jokowi juga meluangkan waktu menyapa dan berfoto dengan warga yang turut menyambut kedatangannya.
Pertemuan ini menimbulkan tanda tanya di tengah publik: apakah kunjungan ini merupakan bentuk klarifikasi, silaturahmi biasa, atau langkah untuk meredam polemik yang sedang berkembang?[]


















