KETIKKABAR.com — Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menaruh harapan besar agar proses suksesi kepemimpinan di lingkungan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh periode 2026–2030 mampu melahirkan nakhoda visioner yang sanggup mengokohkan eksistensi institusi pendidikan tinggi tersebut sebagai pusat keunggulan seni dan kebudayaan daerah.
Aspirasi tersebut mengemuka dalam agenda resmi pemaparan visi dan misi empat kandidat Rektor ISBI Aceh yang diselenggarakan di Gedung Auditorium ISBI Aceh, Kota Jantho, pada Senin (21/9/2026).
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar yang hadir melalui representasi Asisten II Sekretaris Daerah, M. Ali, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa ISBI Aceh memegang posisi kunci sebagai lokomotif penjaga tradisi dan peradaban seni budaya di Tanah Rencong.
Oleh sebab itu, rektor definitif yang terpilih kelak dituntut mampu mengakselerasi mutu akademik, memperkokoh tata kelola kelembagaan, serta memperluas kiprah nyata perguruan tinggi bagi masyarakat.
“Harapan kami, rektor terpilih nantinya mampu memperkuat peran ISBI Aceh dalam meningkatkan kualitas pendidikan seni dan budaya, serta menghasilkan lulusan yang berkompeten dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah,” ujar M. Ali.
Pihaknya juga mendorong agar institusi pendidikan tinggi seni pelat merah ini terus melahirkan terobosan program yang berorientasi pada preservasi warisan seni lokal, sekaligus menyediakan ruang inkubasi yang representatif bagi generasi muda untuk mengeksplorasi kreativitas seni secara optimal.
Di samping itu, Pemkab Aceh Besar menggarisbawahi pentingnya merajut kemitraan kolaboratif yang semakin erat antara civitas akademika ISBI dan jajaran birokrasi pemerintahan daerah demi menyukseskan program pemajuan kebudayaan secara terpadu.
“ISBI Aceh diharapkan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak, sehingga pengembangan seni dan budaya Aceh dapat dilakukan secara berkelanjutan,” katanya.
Menutup rangkaian pandangannya, M. Ali menyampaikan apresiasi sekaligus doa agar seluruh tahapan sirkulasi kepemimpinan rektor ini dapat berjalan secara demokratis, transparan, dan menghasilkan figur pemimpin yang kapabel.
“Harapan kami, seluruh tahapan pemilihan rektor berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang memiliki visi jelas untuk membawa ISBI Aceh semakin maju, sekaligus memperkuat kontribusinya dalam pengembangan seni dan budaya di Aceh, khususnya Aceh Besar,” pungkasnya.
Sebagai informasi, bursa pencalonan Rektor ISBI Aceh periode mendatang ini diikuti oleh empat akademisi berintegritas tinggi, masing-masing adalah
- Dr. Effendi Hasan, M.A. (Wakil Dekan Bidang Akademik FISIP USK),
- Dr. Ir. Tarmizi, S.T., M.Sc., IPM, ASEAN Eng. (Ketua Departemen Teknik Elektro dan Komputer USK),
- Dr. Ir. Mhd. Ikhsan Sulaiman, S.T.P., M.Sc., IPU, ASEAN Eng. (Wakil Direktur Akademik Sekolah Pascasarjana USK), serta
- Dr. Ir. Marwan, S.Si., M.T. (Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum ISBI Aceh).









