Daerah

Kodim 0106/Aceh Tengah Genjot Pembangunan Jembatan Bailey di Aceh Tengah, Progres Capai 44 Persen

KETIKKABAR.com – Personel Kodim 0106/Aceh Tengah terus menggenjot pembangunan jembatan Bailey di Desa Bergang, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Senin (6/4/2026).

Pembangunan ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan akses transportasi pascabencana alam.

Jembatan darurat tersebut dibangun sebagai langkah strategis guna memulihkan konektivitas wilayah yang sempat terputus.

Jalur ini memiliki peran penting bagi masyarakat, terutama untuk distribusi hasil pertanian, mobilitas pelajar, hingga akses layanan kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, pembangunan melibatkan personel Kodim 0106/Aceh Tengah bersama Yonzipur 16/Dhika Anoraga yang memiliki keahlian di bidang konstruksi.

Seluruh personel bekerja secara terkoordinasi dengan mengedepankan semangat gotong royong.

Sejumlah alat berat turut dikerahkan untuk mempercepat pengerjaan, di antaranya excavator, buldoser, serta dump truck.

Namun, proses di lapangan sempat terkendala akibat kerusakan pada dump truck karena ban pecah sehingga belum dapat dioperasikan.

Meski demikian, pengerjaan tetap berjalan. Hingga saat ini, progres pembangunan jembatan Bailey telah mencapai 44 persen.

BACA JUGA:
Sinergi TNI-Warga, Pembangunan Jembatan Aramco di Aceh Selatan Masuki Tahap Pengecoran

Pekerjaan yang tengah dilakukan meliputi perakitan rangka utama serta pembangunan abutment sebagai penopang jembatan.

Salah satu personel, Sertu Sopiyan, mengatakan pihaknya terus berupaya mempercepat penyelesaian pembangunan.

“Kami berupaya semaksimal mungkin agar pembangunan jembatan ini dapat segera rampung dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Ini adalah wujud nyata pengabdian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat, khususnya bagi warga yang terdampak bencana,” ujarnya.

Respons positif datang dari warga setempat. Umar, salah satu warga Desa Bergang, menyampaikan apresiasi atas upaya yang dilakukan TNI.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan kerja keras bapak-bapak TNI. Jembatan ini sangat penting bagi kami, karena selama ini aktivitas menjadi terhambat. Kami berharap pembangunannya dapat segera selesai agar kehidupan masyarakat kembali normal,” ungkapnya.

BACA JUGA:
Dari Sampah Kelapa ke Aksi Iklim: Solusi Bangun Andalas Raih PROPER Hijau 2025

Warga lainnya, Rudi, juga mengungkapkan harapannya agar pembangunan segera rampung.

“Keberadaan jembatan ini sangat kami nantikan. Selama ini kami harus memutar cukup jauh untuk beraktivitas, sehingga membutuhkan waktu dan biaya lebih. Dengan adanya pembangunan ini, kami merasa sangat terbantu dan berharap jembatan ini segera selesai,” tuturnya.

Ia berharap proses pembangunan berjalan lancar dan jembatan yang dibangun memiliki kualitas baik sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang.

Dengan sinergi antara TNI dan masyarakat, pembangunan jembatan Bailey diharapkan dapat selesai sesuai target. Kehadiran jembatan ini tidak hanya memulihkan akses transportasi, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dalam bangkit dari bencana. []

TERKAIT LAINNYA