Politik

Anwar Abbas Ingatkan Presiden Prabowo Waspadai Siasat Israel dan AS di Dewan Perdamaian

KETIKKABAR.com – Tokoh Muhammadiyah Anwar Abbas mengingatkan Presiden RI Prabowo Subianto agar berhati-hati terhadap siasat Israel dan Amerika Serikat terkait Dewan Perdamaian atau Board of Peace.

Menurutnya, lembaga yang dibuat oleh Presiden AS Donald Trump bisa dimanfaatkan sebagai akal bulus untuk mencaplok wilayah Palestina.

Abbas menilai Indonesia seharusnya memastikan terlebih dahulu apakah Israel akan menyerahkan wilayah Palestina dan mengakui kedaulatan negara tersebut sebelum bergabung dengan Dewan Perdamaian.

Berdasarkan pengalaman gencatan senjata Oktober 2025, hal itu dinilainya sangat tidak mungkin terjadi.

Ia menekankan dalih keamanan sering digunakan untuk menunda penyerahan Gaza, sehingga AS dan Israel mudah membuat skenario untuk mempertahankan penguasaan wilayah Palestina.

BACA JUGA:
Trump Ancam Ambil Paksa Uranium Iran dan Buka Peluang Serangan Udara Baru

Abbas juga yakin Israel tidak akan menyerahkan kembali sejengkal pun tanah yang telah didudukinya, termasuk Gaza.

Abbas meminta Prabowo mempertimbangkan lagi keputusan Indonesia bergabung dengan Dewan Perdamaian Trump.

Ia menyoroti kewajiban pembayaran Rp16,7 triliun yang memberatkan anggaran negara dan berpotensi dimanfaatkan sebagai legitimasi politik pihak tertentu.

Meski begitu, Abbas menegaskan Indonesia boleh membantu rakyat Gaza selama kondisi keuangan memungkinkan. Ia menekankan bantuan harus disesuaikan kemampuan fiskal dan tidak dipaksakan saat kondisi negara terbatas.

Abbas mempertanyakan keadilan dalam skema rekonstruksi Gaza dan menilai yang seharusnya bertanggung jawab adalah Israel dan AS.

Ia juga meragukan jaminan politik dari program itu, apakah akan benar-benar membuat Palestina merdeka.

BACA JUGA:
Trump Klaim Iran Alami Keruntuhan Finansial Akibat Blokade Selat Hormuz

Sementara itu, Kemlu RI menyatakan tujuan Indonesia bergabung BOP adalah untuk mendorong penghentian kekerasan dan perlindungan warga sipil.

Keanggotaan ini juga dimaksudkan untuk memperluas akses bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina di Gaza. []

Kasus Sudrajat, Kapolri–Panglima TNI Diminta Tindak Tegas Oknum Aparat

TERKAIT LAINNYA