KETIKKABAR.com – Gubernur Aceh Muzakkir Manaf, yang akrab disapa Mualem, menarik perhatian publik saat melakukan kunjungan kerja meninjau korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara.
Dalam kegiatan tersebut, Mualem tampak mengenakan kaos bergambar almarhum Sayed Adnan, tokoh yang dikenal sebagai Gubernur Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah Pase yang gugur pada masa konflik tahun 2004.
Momen tersebut diunggah melalui akun Instagram resmi miliknya, @muzakirmanaf1964, yang dikelola oleh tim medianya.
Selain menjabat sebagai Gubernur Aceh periode 2025-2030, Mualem hingga kini masih menjabat sebagai Ketua Komisi Peralihan Aceh (KPA) Pusat, wadah organisasi bagi para mantan kombatan GAM pasca-MoU Helsinki.
Meski unggahan tersebut memperlihatkan wajah Sayed Adnan secara jelas, tidak ada penjelasan khusus dari Mualem maupun timnya mengenai alasan pemilihan atribut tersebut di tengah tugas kedinasan sebagai kepala daerah.
Pantau Jembatan Rusak dan Pesantren Terdampak
Dalam keterangannya, Mualem fokus pada agenda penanggulangan dampak bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tenggara Aceh tersebut.
“Saya tiba di Bandara Alas Lauser, Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (20/12/2025). Kedatangan saya disambut Wakil Bupati Aceh Tenggara Heri Al Hilal bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat,” tulis akun tersebut dalam keterangan unggahannya.
Setibanya di lokasi, Mualem langsung meninjau sejumlah infrastruktur vital yang lumpuh akibat terjangan air.
Beberapa titik yang dikunjungi antara lain Jembatan Mbarung di Kecamatan Babussalam dan Jembatan Natam di Kecamatan Badar yang mengalami kerusakan struktural.
“Selain infrastruktur jembatan, saya juga meninjau Pondok Pesantren Badrul Ulum di Desa Seldok, Kecamatan Ketambe, yang turut terdampak bencana banjir bandang,” ujarnya.
Bertemu Pengungsi di Desa Lauser
Kunjungan dilanjutkan ke titik pengungsian warga di Desa Lauser, Kecamatan Ketambe. Di sana, Mualem berdialog langsung dengan para penyintas untuk memastikan distribusi bantuan logistik dan penanganan darurat berjalan optimal.
“Saya turut didampingi anggota DPRA Hendri Muliana dan Ketua DPRK Lhokseumawe Faisal Haji Isa,” kata Mualem dalam keterangannya.
Profil Sayed Adnan: Gubernur GAM Wilayah Pase
Sosok Sayed Adnan yang gambarnya dikenakan Mualem merupakan figur penting dalam sejarah perjuangan bersenjata di Aceh. Ia menjabat sebagai Gubernur GAM wilayah Pase yang meliputi wilayah administratif Aceh Utara dan Lhokseumawe.
Sayed Adnan tercatat pernah menjadi pengungsi di kamp UNHCR Kuala Lumpur, Malaysia, sebelum akhirnya kembali ke medan perjuangan. Ia memimpin pasukan di wilayah Pase, yang dikenal sebagai salah satu basis terkuat GAM.
Sayed Adnan gugur dalam sebuah pertempuran pada 16 Januari 2004 di Buket Seuntang, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, sekitar satu tahun sebelum perjanjian damai diteken di Helsinki pada 2005.
Penggunaan atribut bergambar sosok pejuang masa konflik oleh seorang gubernur aktif ini memicu beragam interpretasi di tengah masyarakat Aceh. []
Polres Langsa dan PLN Gotong Royong Bersihkan Polindes Pasca-Banjir Bandang










