Daerah

Banggar DPRK Banda Aceh Berikan Masukan untuk Peningkatan Pelayanan Publik

KETIKKABAR.com – Badan Anggaran (Banggar) DPRK Banda Aceh memberikan sejumlah masukan penting kepada organisasi perangkat daerah (OPD) di jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh, dalam rangka meningkatkan pelayanan publik dan program untuk kepentingan masyarakat.

Masukan tersebut disampaikan pada Sidang Paripurna DPRK Banda Aceh, Selasa (25/11/2025), yang dipimpin oleh Ketua DPRK Banda Aceh, Tgk. Januar Hasan.

Dalam penyampaian usulan, Banggar menekankan beberapa hal penting terkait program dan pelayanan yang perlu diperhatikan oleh OPD.

Salah satunya adalah terkait dengan kondisi jalan di Kota Banda Aceh. Banggar meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang untuk memprioritaskan penambahan anggaran untuk pemeliharaan rutin jalan, mengingat banyaknya keluhan dari masyarakat terkait jalan rusak yang mengganggu kenyamanan dan keselamatan berkendara.

“Kini banyak sekali area GSB dijadikan sebagai lokasi tempat usaha bahkan ada yang sudah permanen sifatnya,” tegas Tgk. Januar Hasan.

Selain itu, terkait kebersihan kota, Badan Anggaran meminta Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan (DLHK3) Banda Aceh untuk memperkuat pengelolaan kebersihan, termasuk dengan menambah armada angkutan sampah dan peralatan kebersihan guna mengatasi keterlambatan pengangkutan sampah dari rumah tangga.

Masukan lain dari Banggar adalah mengenai pengelolaan parkir yang menjadi salah satu sektor penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

BACA JUGA:
Sekda Aceh Apresiasi Peluncuran Buku ‘Polda Aceh Meutuah’

Dinas Perhubungan diminta untuk memberikan pelatihan pelayanan bagi petugas parkir, serta membangun sistem yang mengurangi transaksi tunai.

“Kami juga mendorong Pemko Banda Aceh untuk membangun sebuah sistem untuk meminimalisir transaksi tunai atau dilakukan parkir berlangganan, sehingga target PAD yang selama ini sudah ditetapkan dapat tercapai optimal. Pemerintah Kota perlu segera melakukan percepatan digitalisasi pemerintahan (SPBE) untuk meningkatkan efisiensi layanan publik,” ujar Tgk. Januar.

Banggar juga memberikan perhatian khusus terhadap sektor kesehatan, dengan meminta RSUD Meuraxa untuk memberikan pelatihan khusus bagi tenaga medis, guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Selain itu, Dewan mengusulkan revitalisasi menyeluruh terhadap Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Meuraxa dengan anggaran sebesar Rp 2,5 miliar yang sudah disepakati untuk perbaikan tahun depan.

Khusus untuk Puskesmas, DPRK Banda Aceh menemukan kekurangan tenaga rekam medis yang berdampak pada keterlambatan pengolahan data kesehatan dan administrasi pelayanan.

“Kami mendorong Dinas Kesehatan untuk melakukan pemetaan kebutuhan secara akurat serta mengusulkan penambahan tenaga rekam medis melalui formasi PPPK atau skema lainnya,”

Oleh karena itu, Badan Anggaran mendorong Dinas Kesehatan untuk melakukan pemetaan kebutuhan secara akurat dan mengusulkan penambahan tenaga rekam medis melalui formasi PPPK atau skema lainnya.

BACA JUGA:
Wabup Aceh Besar Dorong Pengelolaan Wakaf Profesional dan Transparan

Selain itu, kepada Dinas Pariwisata, Banggar meminta peningkatan kebersihan dan fasilitas di destinasi wisata, seperti mushala dan toilet, yang penting bagi kenyamanan wisatawan.

“Dinas agar lebih inovatif mencari Corporate Social Responsibility (CSR) dari perbankan dan BUMN di Aceh,” ujar Tgk. Januar.

Banggar juga menekankan pentingnya respon cepat dari OPD terhadap laporan dan keluhan masyarakat. Dinas terkait diminta untuk terus melakukan upaya peningkatan kualitas pelayanan publik agar lebih efisien dan responsif.

“Nantinya program-program yang disusun harus benar-benar didesain agar tidak over lapping dengan tugas dan fungsi OPD,” tutup Tgk. Januar.

Di akhir sidang, Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh anggota dewan, khususnya Badan Anggaran, komisi-komisi dewan, serta Tim Anggaran Pemerintah Kota (TAPK) atas kerja kerasnya dalam membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (RAPBK) Banda Aceh Tahun Anggaran 2026.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mencurahkan waktu, tenaga, dan pikirannya, dari pagi hingga tengah malam, dalam rangka pembahasan RAPBK Tahun Anggaran 2026. Semuanya bertujuan untuk perbaikan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat Banda Aceh yang kita cintai,” tandas Daniel.[]

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Tutup Pelatihan Pelatih Sepak Bola Lisensi D Nasional

TERKAIT LAINNYA