KETIKKABAR.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar kembali menorehkan prestasi gemilang di bidang ekonomi kreatif. Daerah tersebut berhasil meraih penghargaan Serambi Ekraf Awards 2025 untuk kategori Membina Gampong Kreatif melalui Transformasi Digital.
Piagam penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) RI, Teuku Riefky Harsya BSc MT, kepada Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. Syukri A Jalil, dalam acara yang digelar di The Pade Hotel, Aceh Besar, Jumat (29/8/2025) malam.
Selain Pemkab Aceh Besar, acara ini juga memberikan penghargaan kepada 53 penerima lainnya, yang terdiri dari berbagai lembaga pemerintah, perusahaan, perguruan tinggi, hingga dua pemuda Aceh yang sukses di sektor ekonomi kreatif.
Wakil Bupati Syukri A Jalil mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini. Ia menegaskan, penghargaan ini menjadi motivasi sekaligus wujud komitmen Pemkab Aceh Besar untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor kreatif.
“Penghargaan ini memang suatu kebanggaan. Namun, yang lebih penting adalah komitmen kami untuk terus mendukung pengembangan ekonomi kreatif sebagai sektor utama dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Syukri.
Menurutnya, ekonomi kreatif memiliki peran besar dalam membuka lapangan kerja, memberdayakan pelaku usaha lokal, dan meningkatkan daya saing daerah. Oleh karena itu, Pemkab Aceh Besar akan terus mendorong program-program inovatif dan kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Saya yakin ekonomi kreatif Aceh Besar akan semakin berkembang, membawa manfaat nyata, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Dalam sambutannya, Menteri Ekraf RI, Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi penyelenggaraan Serambi Ekraf Awards. Ia menyoroti potensi besar ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru di Aceh.
“SDM Aceh cukup baik dengan IPM di atas rata-rata nasional, namun pengangguran masih tinggi. Jadi, peluang yang harus dimanfaatkan tentunya melalui subsektor ekonomi kreatif,” ungkapnya.
Riefky menyebut 17 subsektor ekonomi kreatif terus berkembang. Kontribusi sektor ini terhadap PDB naik dua kali lipat dalam 10 tahun terakhir, dari Rp700 triliun menjadi Rp1.500 triliun.
Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, berharap Menteri Ekraf dapat mendukung dan mengangkat kreativitas anak muda Aceh agar karya mereka bisa dikenal lebih luas.
“Kami berharap Pak Menteri bisa mendukung dan mengangkat kreativitas anak muda Aceh, sehingga tidak hanya berkembang di daerah, tapi juga bisa sampai ke Senayan dan menjadi kebanggaan di tingkat nasional,” harapnya.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Muchti, Sekda Aceh Besar Bahrul Jamil, serta para kepala daerah, pimpinan perusahaan, dan rektor perguruan tinggi di Aceh.[]
Makam Maharaja Gurah Disurvei, Diharapkan Jadi Destinasi Wisata Edukasi


















