Daerah

Pemkab Aceh Besar Gelar Rakor Percepatan Penanggulangan Kemiskinan

KETIKKABAR.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar mencatatkan capaian positif dalam penanggulangan kemiskinan ekstrem.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2024, angka kemiskinan ekstrem di Aceh Besar berhasil ditekan hingga 0,82%, berkat kolaborasi lintas sektor yang konsisten dan terukur.

Hal itu disampaikan Staf Ahli Bupati Aceh Besar, Drs. Sulaimi, M.Si, saat membuka Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Daerah Kabupaten Aceh Besar yang digelar di Aula Bappeda Aceh Besar, Rabu (9/7/2025).

“Penurunan angka kemiskinan ekstrem ini merupakan hasil nyata dari langkah konkret TKPK pada tahun 2024, mulai dari pemutakhiran data P3KE, validasi data keluarga miskin ekstrem, hingga pengalokasian anggaran yang tepat sasaran,” ungkap Sulaimi.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi antara organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga, hingga partisipasi aktif masyarakat. Semua pihak turut serta dalam menyusun dan melaksanakan program-program pengentasan kemiskinan yang berbasis data dan kebutuhan lapangan.

BACA JUGA:
Dari Sampah Kelapa ke Aksi Iklim: Solusi Bangun Andalas Raih PROPER Hijau 2025

Sulaimi turut menyinggung landasan kebijakan nasional, yakni Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem yang diterbitkan oleh Presiden Joko Widodo. Inpres ini diperkuat lagi dengan Inpres Nomor 8 Tahun 2025 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 27 Maret 2025.

“Inpres ini menekankan pentingnya keterpaduan program antarinstansi, baik pusat maupun daerah. Kita tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.

Baca juga: Wakili Bupati, Kadis Syariat Islam Aceh Besar Sambut 369 Jamaah Haji

Menurutnya, strategi penghapusan kemiskinan ekstrem kini mencakup:

  • Pengurangan beban pengeluaran masyarakat lewat penyediaan air bersih, sanitasi, dan penataan lingkungan.

  • Peningkatan pendapatan melalui pemberdayaan ekonomi serta perluasan jaminan sosial ketenagakerjaan.

  • Penurunan kantong kemiskinan berbasis data yang akurat dan terintegrasi.

BACA JUGA:
Pelayanan RSUD Aceh Besar Normal Kembali, Wabup Syukri Apresiasi Tenaga Medis

Sulaimi menegaskan bahwa Pemkab Aceh Besar akan terus memperkuat peran TKPK sebagai garda terdepan dalam pengentasan kemiskinan. Kolaborasi akan diperluas melibatkan perguruan tinggi, NGO, hingga komunitas masyarakat sipil.

“Ini bukan sekadar tugas pemerintah, tapi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat. TKPK akan jadi motor penggeraknya,” pungkasnya.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh para kepala OPD, para camat se-Aceh Besar, serta seluruh anggota TKPK Daerah yang siap menyatukan langkah menuju Aceh Besar bebas kemiskinan ekstrem.[]

TERKAIT LAINNYA