Daerah

Bupati Aceh Besar Hadiri Ground Breaking Gudang Ketahanan Pangan Polri, Syech Muharram: Ini Harapan Baru Petani

KETIKKABAR.com – Kabupaten Aceh Besar resmi menjadi salah satu lokasi strategis pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri T. 654 Tahun 2025 berkapasitas 1.000 ton.

Ground breaking pembangunan gudang yang difokuskan untuk penyimpanan komoditas strategis seperti jagung ini digelar pada Kamis (5/6/2025) di Gampong Lamtamot, Kecamatan Lembah Seulawah.

Peresmian dilangsungkan serentak di 18 titik di seluruh Indonesia secara virtual oleh Presiden RI, Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto, yang didampingi Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dari Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif Polri yang dinilainya sangat strategis dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

“Pembangunan gudang pangan ini adalah simbol kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Ini bukan sekadar bangunan, tapi komitmen bersama menjaga stabilitas pangan,” ujar Bupati yang akrab disapa Syech Muharram.

BACA JUGA:
Kapok Sahli Pangdam IM Pimpin Upacara Bulanan di Blang Padang, Sampaikan Amanat Panglima TNI

Baca Juga: Panen Raya Jagung Aceh Tembus 433 Ton, Wakapolda Ikut Virtual Bareng Presiden

Ia menekankan, kehadiran gudang ini akan membuka harapan baru bagi para petani jagung di Aceh Besar untuk mengakses pasar yang lebih stabil dan mengurangi risiko fluktuasi harga.

“Sebagai kepala daerah, saya sangat bangga karena Aceh Besar dipercaya. Kami pastikan infrastruktur ini akan dikelola secara optimal demi keberlanjutan program ketahanan pangan nasional,” tambahnya.

Bupati Muharram juga menyampaikan bahwa pembangunan gudang ini sejalan dengan visi Pemkab Aceh Besar untuk menjadikan wilayahnya sebagai lumbung pangan barat Indonesia.

Sementara itu, Kapolda Aceh Irjen Pol. Achmad Kartiko dalam sambutannya menyampaikan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari solusi atas tantangan ketahanan pangan.

BACA JUGA:
Sekjen PP PSM Kukuhkan Kepengurusan Pencak Silat Militer Wilayah Provinsi Aceh

“Melalui pendekatan kolaboratif dengan pemerintah daerah, kita ingin membangun sistem pangan yang kuat, yang tahan terhadap gejolak inflasi dan ancaman krisis global,” tegas Kapolda.

Gudang ini nantinya akan dikelola secara profesional dengan sistem modern untuk memastikan kualitas jagung tetap terjaga, dan dapat disalurkan dengan cepat saat terjadi kekurangan stok pangan di wilayah lain.

Turut hadir dalam acara tersebut Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keuangan, Ekonomi dan Pembangunan Restu Andi Surya, S.STP, MPA, Kadis Perkim Aceh, Forkopimda Aceh dan Aceh Besar, Kadis PUPR Aceh Besar Ir. Syahrial Amanullah, ST, Camat Lembah Seulawah Zahri, SE., M.Si, tokoh masyarakat, perwakilan kelompok tani, serta jajaran Polda Aceh.

Sinergi antara pemerintah pusat, Polri, dan pemerintah daerah ini diharapkan menjadi model kolaborasi nasional dalam memperkuat fondasi ketahanan pangan Indonesia secara berkelanjutan.[]

TERKAIT LAINNYA