KETIKKABAR.com – Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. Syukri A. Jalil, turut ambil bagian dalam momen bersejarah pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) VI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang digelar megah di Sentra Hotel, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Jumat (30/5/2025).
Munas kali ini menjadi tonggak penting dalam menyusun arah baru pembangunan menuju Indonesia Emas 2045, selaras dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto.
Mengusung semangat kolaborasi lintas daerah, Munas ini menjadi ajang pertemuan strategis bagi seluruh bupati dan wakil bupati se-Indonesia.
Suasana hangat penuh semangat terasa sejak sesi pembukaan, yang ditandai dengan pemukulan tetengkoren oleh Kepala Staf Presiden, Jenderal TNI (Purn) AM Putranto, bersama Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, dan Bupati Minahasa Utara Joune Ganda.
“Terima kasih dari Bapak Presiden dan mohon maaf karena belum dapat hadir langsung. Prabowo sangat mengapresiasi pelaksanaan Munas di Minahasa Utara, yang juga merupakan kampung halamannya,” ujar Putranto disambut tepuk tangan peserta.
Munas VI APKASI yang sejatinya dijadwalkan pada 2026, dipercepat pelaksanaannya sebagai respons terhadap dinamika politik nasional.
Selain pemilihan Ketua Umum, Munas juga menjadi wadah untuk mengevaluasi program kerja dan menyelaraskan prioritas pembangunan daerah dengan agenda nasional.
Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, selaku tuan rumah, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya.
“Munas ini bukan hanya forum kerja, tapi juga ajang silaturahmi antar kepala daerah. Kami sangat bangga bisa menjadi bagian dari upaya bersama membangun Indonesia dari daerah,” katanya.
Baca Juga: Bupati Aceh Besar Harap IMNAD Jadi Mitra Strategis Pemerintah Syiar Islam
Joune juga memastikan pelayanan maksimal bagi para tamu dari berbagai penjuru negeri, seraya mengundang mereka untuk menikmati keindahan alam dan budaya Minahasa Utara.
Wakil Bupati Aceh Besar Drs. Syukri A. Jalil menyambut positif pelaksanaan Munas ini. Baginya, forum seperti ini sangat penting untuk mempererat komunikasi antar pemerintah kabupaten serta menyelaraskan visi pembangunan.
“Munas ini menjadi ruang strategis menyatukan persepsi dan merancang langkah bersama demi kemajuan daerah. Semoga hasilnya mampu mendorong percepatan pembangunan, termasuk di Aceh Besar,” ungkap Syukri.
Tak hanya itu, Syukri juga melihat Munas sebagai kesempatan untuk belajar dari pengalaman dan keberhasilan daerah lain.
“Kita bisa saling menginspirasi dalam peningkatan pelayanan publik dan penguatan sektor unggulan daerah. Kolaborasi seperti inilah yang akan memperkuat fondasi Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Ia pun menegaskan pentingnya soliditas antarpemimpin daerah untuk menjaga stabilitas dan membangun kepercayaan masyarakat.
“Mari kita wujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan berpihak kepada rakyat. Ini tugas kita bersama,” tegasnya.[]











