Daerah

Kodim 0108/Agara dan Warga Cor Pondasi Jembatan Gantung Perintis di Deleng Damar

KETIKKABAR.com, Kutacane — Babinsa Posramil Ketambe jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama warga bergotong royong mengecor pondasi Jembatan Gantung Perintis di Desa Deleng Damar, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu (21/10/2026).

Pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah akses dan mobilitas masyarakat, terutama untuk menunjang aktivitas pertanian, perkebunan, serta kebutuhan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa dan warga bahu-membahu mengerjakan pengecoran pondasi yang menjadi bagian penting dalam menopang konstruksi jembatan. Pengerjaan pondasi membutuhkan ketelitian, kerja sama, dan perhatian terhadap kualitas agar pembangunan berjalan sesuai tahapan yang direncanakan.

Babinsa Posramil Ketambe, Serda Sarirapid Bangko, mengatakan kehadiran Babinsa di wilayah binaan merupakan bagian dari tanggung jawab aparat kewilayahan untuk menjalin komunikasi, mempererat kebersamaan, dan membantu masyarakat sesuai kebutuhan serta kemampuan yang ada.

“Sebagai Babinsa, kami berupaya untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi warga. Seperti kegiatan hari ini, kami bersama masyarakat bergotong royong melaksanakan pengecoran pondasi Jembatan Gantung Perintis di Desa Deleng Damar,” ujar Serda Sarirapid Bangko.

Ia menjelaskan, pengerjaan pondasi membutuhkan tenaga dan ketelitian. Karena itu, keterlibatan masyarakat bersama Babinsa diharapkan dapat mendukung kelancaran pekerjaan.

“Melalui semangat gotong royong, pekerjaan yang berat dapat terasa lebih ringan. Kami berharap kebersamaan ini dapat membantu proses pembangunan berjalan dengan baik sehingga nantinya jembatan tersebut bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

BACA JUGA:  Dekatkan Layanan kepada Nelayan, KSOP Malahayati Hadirkan Gerai E-Pas Kecil dan Edukasi Keselamatan Pelayaran di Pidie Jaya

Menurut Serda Sarirapid Bangko, Jembatan Gantung Perintis memiliki arti penting bagi warga Desa Deleng Damar dan sekitarnya. Infrastruktur tersebut diharapkan menjadi penghubung yang mempermudah masyarakat menjalankan berbagai aktivitas, terutama bagi warga yang menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian dan perkebunan.

Setelah pembangunan selesai dan jembatan dinyatakan aman untuk digunakan, akses penyeberangan tersebut diharapkan memudahkan warga menjangkau lahan pertanian dan perkebunan, mengangkut hasil produksi, serta memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Keberadaan jembatan itu juga diharapkan menunjang aktivitas ekonomi dan mempererat hubungan sosial masyarakat antarkawasan. Namun, manfaat tersebut baru dapat dirasakan setelah pembangunan rampung dan jembatan siap digunakan.

Serda Sarirapid Bangko menegaskan, gotong royong merupakan nilai luhur bangsa yang perlu terus dipelihara. Keterlibatan masyarakat dalam pembangunan, menurutnya, tidak hanya membantu pekerjaan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama untuk menjaga fasilitas umum.

BACA JUGA:  Sekda Aceh Besar Matangkan Persiapan MTQ ke-35 di Kuta Baro Aceh Besar

“Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian kami kepada masyarakat. Kami ingin kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, berbagai pekerjaan dapat dilaksanakan dengan lebih baik. Harapan kami, jembatan ini nantinya dapat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, khususnya untuk bertani, berkebun, dan memenuhi kebutuhan lainnya,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat komunikasi dan sinergi antara Babinsa dan masyarakat. Keterlibatan langsung di lapangan diharapkan mempererat hubungan TNI dan warga serta mendorong kepedulian dan kerja sama dalam pembangunan di wilayah pedesaan.

Babinsa Posramil Ketambe jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara menyatakan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dan berkontribusi sesuai peran serta tanggung jawab kewilayahan.

Dengan dukungan dan partisipasi warga, pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Deleng Damar diharapkan berjalan hingga selesai.

Jembatan tersebut diharapkan menjadi akses penghubung yang membantu mobilitas warga, mendukung kegiatan pertanian dan perkebunan, serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara. []

TERKAIT LAINNYA