KETIKKABAR.com, Banda Aceh — Prajurit Penerangan Kodam Iskandar Muda (Pendam IM), Letda Inf Jitro Siahaan, meraih juara pertama nomor menembak tiga posisi jarak 33 meter dalam Kejuaraan Menembak Piala Ketua Umum Perbakin Aceh 2026.
Kompetisi tersebut berlangsung di Lapangan Tembak Mako Brimob Aramiyah, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, pada Minggu, 18 Oktober 2026.
Prestasi itu diraih setelah Jitro bersaing dengan sejumlah atlet dari berbagai klub menembak dan Pengurus Cabang (Pengcab) Perbakin di Aceh.
Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari, pada 17–18 Oktober 2026, tersebut juga diikuti sejumlah klub menembak dari Sumatera Utara.
Keikutsertaan atlet dari luar Aceh menambah persaingan sekaligus menjadi ajang mempererat hubungan antaratlet lintas daerah.
Kejuaraan ini diselenggarakan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Korps Brimob Polri.
Selain menjadi arena kompetisi untuk mengasah kemampuan dan meningkatkan prestasi atlet menembak, kegiatan tersebut juga bertujuan mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat.
Dalam pertandingan itu, Jitro menunjukkan ketepatan menembak hingga menempati posisi tertinggi pada nomor yang diikutinya.
Kemenangan tersebut menambah catatan prestasinya di bidang olahraga menembak di tengah tugasnya sebagai personel Pendam IM.
Jitro mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil latihan dan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan. Ia mengakui, menjalankan tugas kedinasan sekaligus mempersiapkan diri mengikuti kejuaraan membutuhkan kedisiplinan dan pengelolaan waktu yang baik.
“Di sela-sela pelaksanaan tugas sebagai personel Pendam Iskandar Muda, saya harus meluangkan waktu untuk berlatih dan terus meningkatkan kemampuan menembak. Hal ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Aceh (PORA) yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2027 mendatang,” ujarnya.
Keberhasilan Jitro diharapkan memotivasi prajurit lainnya untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi di berbagai bidang.
Prestasi ini juga menunjukkan bahwa pengembangan potensi diri dapat berjalan beriringan dengan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit TNI Angkatan Darat. []











