KETIKKABAR.com, Banda Aceh — Brigadir Jenderal TNI Mahesa Fitriadi menjalani tradisi penyambutan sebagai Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) di Markas Kodam Iskandar Muda, Banda Aceh, Minggu sore, 18 Oktober 2026.
Prosesi tersebut menandai dimulainya tugas Mahesa memimpin Kodam Iskandar Muda.
Penyambutan diawali dengan penerimaan laporan dari Komandan Detasemen Markas Kodam Iskandar Muda (Dandenmadam IM), Kolonel Inf Andri Sagita Putra, di depan gapura masuk kesatrian Makodam IM.
Setibanya di lokasi, Mahesa disambut Kepala Staf Kodam Iskandar Muda (Kasdam IM) dan Inspektur Kodam Iskandar Muda (Irdam IM) beserta istri. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penerimaan laporan dari Pos 1 dan penghormatan jajar oleh regu jaga kesatrian.
Mahesa selanjutnya mengikuti tradisi melewati Gerbang Pedang Pora bersama istrinya, Ny. Gading Mahesa Fitriadi. Prosesi tersebut menjadi bagian dari penghormatan kepada pimpinan baru Kodam Iskandar Muda.
Rangkaian penyambutan berlanjut dengan upacara penerimaan warga baru Kodam Iskandar Muda melalui tradisi penciuman Pataka Kodam IM “Sanggamara”. Pataka tersebut merupakan lambang satuan yang menjadi bagian dari identitas dan kebanggaan prajurit Kodam Iskandar Muda.
Tradisi penerimaan itu menjadi simbol bergabungnya Mahesa dalam lingkungan satuan yang kini dipimpinnya sekaligus pengingat akan tanggung jawab yang menyertai jabatan tersebut.
Prosesi ditutup dengan menyanyikan Mars Iskandar Muda dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, Pangdam IM meninggalkan lokasi acara.
Tradisi penyambutan ini merupakan bagian dari tata penghormatan kepada pimpinan baru di lingkungan TNI Angkatan Darat. Selain menandai awal pelaksanaan tugas Mahesa, kegiatan tersebut juga menegaskan nilai kehormatan, loyalitas, kebersamaan, dan kebanggaan terhadap satuan yang dijunjung oleh prajurit Kodam Iskandar Muda.











