KETIKKABAR.com — Dua atlet muda Persatuan Bulutangkis (PB) Malaka Aceh Besar meraih satu medali emas dan satu perunggu dalam ajang AA Badminton Open 2026.
Shadiq Muttaqi Haidar menjadi juara kategori pra usia dini putra setelah mengalahkan Akinsyanya Noah dari PB Pasya Jaya di partai final, sedangkan Shabir Mutawakkil Haidar meraih perunggu setelah terhenti di semifinal.
Prestasi kedua atlet tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga, pelatih, dan keluarga besar PB Malaka Aceh Besar. Shadiq dan Shabir merupakan putra pasangan Darwazi dan Hasni Al-Haidar.
Capaian ini sekaligus menjadi hasil positif dari pembinaan atlet usia dini yang dilakukan PB Malaka Aceh Besar untuk mengembangkan potensi pemain bulutangkis muda.
Shadiq Menang Dua Gim Langsung
Shadiq Muttaqi Haidar tampil impresif sepanjang pertandingan kategori pra usia dini putra. Dalam partai final, ia berhasil menundukkan Akinsyanya Noah dari PB Pasya Jaya melalui dua gim langsung dengan skor 21–15 dan 21–18.
Shadiq menunjukkan permainan solid, semangat juang tinggi, serta konsistensi hingga akhir pertandingan. Kemenangan tersebut mengantarkannya ke podium tertinggi dan mempersembahkan medali emas bagi PB Malaka Aceh Besar.
Hasil ini menjadi modal berharga bagi Shadiq untuk terus mengembangkan kemampuan dan menambah pengalaman bertanding di berbagai kejuaraan bulutangkis.
Sementara itu, Shabir Mutawakkil Haidar juga menunjukkan perjuangan sepanjang turnamen. Langkahnya terhenti di semifinal setelah menghadapi T. Riski Ridho dari Abdya.
Dalam pertandingan tersebut, Shabir kalah dalam dua gim dengan skor 17–21 dan 18–21. Meski gagal melaju ke final, hasil itu tetap mengantarkannya meraih medali perunggu.
Capaian tersebut menjadi pengalaman penting bagi Shabir untuk mengevaluasi kemampuan teknik, strategi, dan mental bertanding sebelum menghadapi kompetisi berikutnya.
Pelatih Minta Atlet Tak Cepat Puas
Pelatih PB Malaka Aceh Besar, Januar, mengatakan klubnya menurunkan empat atlet dalam AA Badminton Open 2026. Dari empat atlet yang berlaga, dua di antaranya berhasil membawa pulang medali.
Menurut Januar, hasil tersebut patut disyukuri. Namun, ia mengingatkan para atlet agar tidak cepat berpuas diri karena masih banyak aspek yang perlu ditingkatkan.
Evaluasi pertandingan, peningkatan intensitas dan kualitas latihan, serta kedisiplinan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan. Para atlet juga diharapkan terus menjaga semangat agar dapat berkembang dan bersaing pada kejuaraan berikutnya.
Januar berharap prestasi di AA Badminton Open 2026 menjadi motivasi bagi seluruh atlet PB Malaka Aceh Besar untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi turnamen mendatang.
Raihan satu medali emas dan satu perunggu ini memperlihatkan potensi atlet muda PB Malaka Aceh Besar yang masih dapat dikembangkan melalui latihan terarah dan kesempatan bertanding secara berkelanjutan.
Dukungan orang tua, kesungguhan atlet, dan pendampingan pelatih menjadi faktor penting dalam membangun fondasi prestasi sejak usia dini.
PB Malaka Aceh Besar pun optimistis para atletnya dapat meraih hasil lebih baik sekaligus mengharumkan nama klub dan Kabupaten Aceh Besar di tingkat yang lebih luas. []







