KETIKKABAR.com — Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Aceh Besar, Ny. Isyana Wisnu, mengunjungi Galeri Dekranasda Aceh Besar, Selasa, 6 Oktober 2026.
Didampingi Ketua Dekranasda Aceh Besar Hj. Rita Mayasari, Isyana melihat langsung beragam kerajinan dan produk khas daerah yang dinilai memiliki nilai seni serta potensi ekonomi kreatif.
Suasana kunjungan berlangsung hangat dan akrab. Rita Mayasari mendampingi Isyana menyusuri galeri sekaligus memperkenalkan sejumlah produk hasil karya para perajin Aceh Besar.
Isyana tampak antusias menyimak penjelasan mengenai produk yang dipamerkan. Ia melihat lebih dekat berbagai kerajinan, mulai dari bentuk, kualitas hingga keunikan produk yang menjadi bagian dari potensi ekonomi kreatif masyarakat Aceh Besar.
Rita tidak hanya menyambut kedatangan Isyana, tetapi juga menemani setiap bagian kunjungan. Ia memberikan penjelasan mengenai produk-produk yang tersedia di galeri dan memperlihatkan hasil karya para perajin kepada tamunya.
Suasana semakin cair ketika Isyana mencoba sejumlah produk kerajinan. Beberapa produk yang dikenakannya tampak menarik perhatian, sehingga kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi, tetapi juga pengalaman langsung mengenal dan menikmati hasil kreativitas masyarakat Aceh Besar.
Ketertarikan itu berlanjut ketika Isyana memutuskan membawa pulang sejumlah produk kerajinan yang menarik perhatiannya.
Bagi Rita, kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan keberadaan Galeri Dekranasda Aceh Besar sebagai ruang promosi bagi produk kerajinan dan usaha lokal.
Galeri itu tidak hanya berfungsi sebagai tempat memajang hasil karya. Keberadaannya juga menjadi etalase kreativitas masyarakat dan pelaku usaha lokal di Kabupaten Aceh Besar.
Dalam kunjungan tersebut, Rita didampingi Wakil Ketua Dekranasda Aceh Besar Hj. Nurul Fazli, S.Ag., bersama jajaran Dekranasda Aceh Besar.
Kehadiran Isyana menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya memperkenalkan produk kerajinan Aceh Besar kepada masyarakat yang lebih luas.
Interaksi selama kunjungan juga menunjukkan bahwa promosi produk lokal dapat dilakukan melalui ruang silaturahmi yang dekat dan bersahabat.
Galeri Dekranasda Aceh Besar sebelumnya mencatat prestasi dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda Aceh yang berlangsung di Galeri Dekranasda Aceh, Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh, pada Minggu, 13 September 2026.
Dalam penilaian terhadap galeri Dekranasda kabupaten dan kota se-Aceh, Aceh Besar tampil sebagai Galeri Dekranasda Terbaik.
Capaian tersebut menjadi pengakuan terhadap upaya daerah dalam menampilkan sekaligus mempromosikan berbagai potensi kerajinan yang dihasilkan para perajin lokal.
Bagi Dekranasda Aceh Besar, penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus memperluas promosi dan pengembangan produk kerajinan daerah.
Setiap produk yang dipajang di galeri tidak hanya memiliki nilai estetika. Produk tersebut juga merepresentasikan kreativitas serta kerja masyarakat yang terlibat dalam proses produksinya.
Kunjungan Isyana berakhir dalam suasana penuh keakraban. Dari sekadar melihat-lihat produk, kunjungan itu berkembang menjadi pengalaman langsung menikmati hasil karya perajin Aceh Besar, bahkan membawa pulang sejumlah produk yang dianggap menarik.
Di tengah upaya mendorong ekonomi kreatif daerah, pengalaman semacam itu menjadi salah satu cara memperluas pengenalan terhadap produk lokal.
Semakin banyak masyarakat mengenal, mencoba dan menggunakan produk daerah, semakin besar pula peluang kerajinan Aceh Besar menjangkau pasar yang lebih luas.
Dekranasda Aceh Besar saat ini terus berupaya menjadikan galeri sebagai ruang yang mempertemukan karya perajin dengan masyarakat. Harapannya, bukan hanya produk lokal yang semakin dikenal, tetapi juga semakin banyak perajin yang memperoleh manfaat dari berkembangnya pasar kerajinan daerah. (**)










