Daerah

Kodim 0108/Agara dan Warga Bersihkan Lumpur Pondasi Jembatan Gantung Perintis di Buah Pala, Aceh Tenggara

KETIKKABAR.com — Personel Babinsa Kodim 0108/Aceh Tenggara yang tergabung dalam Satgas Jembatan Gantung Perintis bersama masyarakat Desa Buah Pala, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara, menggelar aksi gotong royong membersihkan genangan air dan endapan lumpur di lubang pondasi jembatan pada Senin (28/9/2026).

Pembersihan secara manual dan mekanis ini dilakukan pascahujan deras yang mengguyur kawasan Kutacane guna memastikan kondisi tapak bangunan tetap siap sebelum melanjutkan tahapan konstruksi utama.

Pembersihan darurat tersebut difokuskan untuk menguras air bah serta pengerukan endapan lumpur yang masuk ke dalam lubang pondasi. Dalam pengerjaannya, Babinsa bersama warga memanfaatkan cangkul, sekop, serta bantuan mesin penyedot air (alkon) guna mempecepat proses pengeringan area kerja.

Sertu Turwadi menjelaskan bahwa pembersihan area pondasi wajib dilakukan segera agar struktur dasar jembatan terbebas dari material lumpur basah sebelum pengerjaan pengecoran dan perakitan struktur dilanjutkan. Faktor cuaca ekstrem di kawasan Aceh Tenggara menuntut fleksibilitas pekerja di lapangan.

“Setelah hujan, lubang pondasi tergenang air dan terdapat endapan lumpur. Karena itu, kami bersama warga bergotong royong mengeringkan air dan mengangkat lumpur agar lubang pondasi kembali bersih dan siap untuk dilakukan pekerjaan selanjutnya,” ujar Sertu Turwadi di lokasi kegiatan.

BACA JUGA:  Kodim 0108/Agara dan Warga Percantik Jembatan Gantung Perintis Desa Kumbang Jaya, Aceh Tenggara

Proses pengurasan berlangsung cepat berkat pembagian tugas yang efisien. Sebagian warga bersama Babinsa mengeruk endapan lumpur pekat di dasar lubang menggunakan sekop dan cangkul, sementara petugas lainnya mengoperasikan mesin penyedot air hingga kondisi tapak pondasi benar-benar siap dan kering.

Keterlibatan aktif masyarakat lokal menjadi kunci utama kelancaran pembangunan sarana penyeberangan ini. Selain mempercepat penanganan teknis di lapangan, gotong royong ini dimanfaatkan oleh jajaran Babinsa untuk mempererat komunikasi sosial (komsos) dengan warga binaan.

Danposramil Lawe Sumur, Pelda Ahmad Saan Pinem, menegaskan bahwa kesiapan fondasi awal sangat menentukan ketahanan bangunan jembatan gantung di masa depan.

“Kegiatan ini kami lakukan bersama warga untuk membersihkan lubang pondasi yang menjadi bagian awal dari pembangunan Jembatan Gantung Perintis. Selain membantu kelancaran pekerjaan, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana untuk menjaga komunikasi sosial dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat,” jelasnya.

BACA JUGA:  Syech Muharram Serahkan Nota Keuangan Perubahan APBK Aceh Besar 2026 ke DPRK

Pelda Ahmad Saan Pinem menambahkan, kemanunggalan TNI bersama rakyat terwujud nyata dalam aksi fisik di lapangan. Semangat kebersamaan ini mempermudah beban pengerjaan sarana publik yang sangat dinantikan oleh warga desa.

Apresiasi tinggi turut disampaikan oleh perwakilan masyarakat Desa Buah Pala atas kesiapsiagaan dan pendampingan Babinsa dari Kodim 0108/Aceh Tenggara dalam mengawal proyek infrastruktur gampong mereka.

“Kami berterima kasih kepada Babinsa yang selalu bersama warga. Dengan gotong royong seperti ini, pekerjaan menjadi lebih ringan dan kami bisa bersama-sama membantu pembangunan jembatan yang nantinya digunakan oleh masyarakat,” ungkap salah seorang warga lokal.

Kehadiran Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala diproyeksikan menjadi urat nadi aksesibilitas baru yang sangat vital. Jembatan ini dirancang untuk mempermudah lalu lintas petani menuju lahan pertanian serta memperlancar moda transportasi dan aktivitas mobilitas ekonomi harian warga di Kecamatan Lawe Sumur.[]

TERKAIT LAINNYA