KETIKKABAR.com — Anggota Babinsa Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat dan tim teknis bergotong royong melaksanakan pemasangan tali sling tambahan pada sisi kiri dan kanan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, pada Sabtu (26/9/2026).
Langkah teknis ini dilakukan guna memperkuat struktur, meningkatkan kestabilan, serta menjamin faktor keamanan konstruksi jembatan gantung yang menjadi sarana penghubung vital bagi mobilitas warga Desa Kumbang Jaya, Desa Gulo, dan kawasan sekitarnya.
Pemasangan tali sling tambahan tersebut dilakukan secara bertahap dan presisi dengan memperhatikan tingkat ketepatan, kekuatan beban, serta kondisi geografis di lapangan sebelum pengerjaan memasuki tahapan fisik berikutnya.
Langkah Teknis Perkuat Kestabilan Akses Penghubung Antardesa
Keberadaan jembatan gantung ini dirancang untuk mengatasi keterbatasan aksesibilitas yang selama ini dialami oleh warga setempat.
Dalam pelaksanaannya, TNI dari jajaran Kodim 0108/Agara hadir mendampingi masyarakat guna memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai dengan standar keselamatan kerja.
Babinsa Desa Kumbang Jaya, Serma Karmadi, menjelaskan bahwa penambahan komponen tali sling di kedua sisi jembatan merupakan bagian penting dari penguatan struktur utama.
“Pemasangan tali sling tambahan ini dilakukan untuk membantu memperkuat dan menambah kestabilan jembatan. Kami bersama warga dan tim teknis terus berupaya agar setiap tahapan pengerjaan dapat dilaksanakan dengan baik, dengan tetap mengutamakan faktor keamanan dan kualitas,” ujar Serma Karmadi.
Pekerjaan yang mengandalkan kebersamaan ini menjadi bukti nyata kemunggalan TNI bersama rakyat dalam mempercepat penyediaan sarana infrastruktur pedesaan.
Memangkas Waktu Tempuh dan Mendorong Roda Perekonomian Warga
Selama ini, masyarakat Desa Kumbang Jaya dan Desa Gulo harus melintasi jalur alternatif yang jaraknya relatif lebih jauh serta memakan waktu tempuh lama untuk menjalankan aktivitas harian.
Dengan selesainya penguatan dan pembangunan Jembatan Gantung Perintis ini, warga kelak memiliki jalur penghubung yang jauh lebih cepat, hemat waktu, dan efisien.
Kehadiran akses infrastruktur yang memadai ini diproyeksikan membawa dampak positif yang luas bagi berbagai sektor kehidupan masyarakat:
- Sektor Pertanian dan Perkebunan: Memudahkan para petani dalam membawa sarana produksi pertanian serta memperlancar pengangkutan hasil panen menuju pasar.
- Sektor Pendidikan dan Sosial: Memangkas waktu perjalanan bagi para pelajar menuju sekolah dan memperlancar silaturahmi serta kegiatan kemasyarakatan antardesa.
- Sektor Ekonomi Lokal: Menekan biaya transportasi mobilitas barang dan jasa di kawasan Kecamatan Badar.
Masyarakat setempat menyambut positif upaya penguatan jembatan gantung tersebut. Warga berharap jembatan ini dapat segera rampung dan difungsikan secara aman.
“Kami sangat terbantu dengan adanya pembangunan jembatan ini. Kalau aksesnya sudah selesai dan kuat, kami tidak perlu lagi memutar terlalu jauh. Harapan kami jembatan ini dapat segera selesai dan bisa digunakan masyarakat dengan aman,” ungkap salah seorang warga.
Memelihara Semangat Gotong Royong dan Kualitas Infrastruktur
Serma Karmadi turut mengimbau seluruh elemen masyarakat agar tetap merawat budaya gotong royong hingga seluruh rangkaian pengerjaan fasilitas umum ini tuntas secara optimal.
Pendampingan intensif dari Kodim 0108/Agara dan tim teknis memastikan bahwa setiap aspek keselamatan kerja serta standar mutu bangunan dipenuhi.
Melalui sinergi yang kuat antara Babinsa, tim ahli, dan warga lokal, Jembatan Gantung Perintis di Desa Kumbang Jaya diharapkan menjadi sarana transportasi yang tangguh, aman, serta mampu meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Aceh Tenggara secara berkelanjutan.[]










