KETIKKABAR.com – Tim Nasional (Timnas) Indonesia harus menerima kenyataan pahit meski berhasil mengalahkan Singapura 2-0 pada laga perdana Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026) malam WIB.
Peringkat FIFA Indonesia justru mengalami penurunan satu tingkat dari posisi 118 ke urutan 119 dunia akibat digusur oleh tim nasional Togo dalam pembaruan kalkulasi poin internasional.
Kemenangan atas Singapura sebenarnya memberikan tambahan 4,12 poin bagi skuad Garuda, sehingga total raihan angka Indonesia meningkat dari 1.157,05 menjadi 1.161,17 poin.
Hasil positif ini juga menempatkan Timnas Indonesia di peringkat kedua klasemen sementara Grup A dengan tiga poin, menempel ketat Malaysia di puncak klasemen yang unggul selisih gol. Namun, tambahan poin tersebut belum cukup untuk mempertahankan posisi di daftar peringkat FIFA.
Penyebab Ranking FIFA Indonesia Turun Usai Kalahkan Singapura
Fenomena penurunan posisi Indonesia di tengah tren kemenangan ini dipicu oleh hasil pertandingan di belahan benua lain.
Negara Afrika, Togo, berhasil melompati peringkat Tim Merah Putih setelah memetik kemenangan penting 1-0 atas Burundi dalam ajang Kualifikasi Piala Afrika 2027.
Kemenangan tersebut membuahkan tambahan hingga 10,72 poin bagi Togo. Akumulasi poin Togo melonjak drastis dari 1.152,76 menjadi 1.163,48 poin, sehingga mereka unggul tipis 2,31 poin di atas Indonesia dan merebut posisi 118 dunia.
Analisis Bobot Poin: Alasan Poin Togo Lebih Tinggi dari Indonesia
Perbedaan signifikan dalam perolehan poin antara Indonesia dan Togo dipengaruhi oleh sistem pengisian bobot K-factor dan bobot lawan dalam regulasi perhitungan peringkat FIFA.
1. Koefisien Bobot Kompetisi (K-Factor)
- FIFA ASEAN Cup 2026: Turnamen kawasan regional ini memiliki koefisien bobot setara dengan laga persahabatan (friendly match resmi di luar kalender utama), sehingga multiplier poin yang dihasilkan tergolong rendah.
- Kualifikasi Piala Afrika 2027: Merupakan kompetisi resmi benua untuk kualifikasi turnamen utama, sehingga FIFA memberikan bobot koefisien jauh lebih tinggi pada setiap laga yang dimainkan.
2. Peringkat dan Kualitas Tim Lawan
- Singapura: Berada di peringkat ke-148 FIFA saat laga berlangsung, sehingga memberikan nilai bobot kemenangan yang relatif terbatas bagi Indonesia.
- Burundi: Menempati posisi ke-142 FIFA, memiliki peringkat lebih tinggi dibanding Singapura, sehingga memberikan suntikan nilai kemenangan yang lebih besar bagi Togo.
Ulasan Pertandingan: Gol Ragnar Oratmangoen dan Penalti Ole Romeny
Dalam jalannya laga di SUGBK, anak asuh pelatih tampil dominan sejak menit awal. Keunggulan Indonesia dibuka oleh Ragnar Oratmangoen pada menit ke-13 yang sukses mengonversi peluang menjadi gol.
Memasuki babak kedua, dominasi Tim Garuda semakin tak terbendung. Hadiah penalti diberikan kepada Indonesia pada menit ke-74, dan Ole Romeny yang bertindak sebagai algojo sukses mengunci kemenangan menjadi 2-0.
Meski amunisi poin dari laga ini terbatas, kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk menatap laga-laga berikutnya di Grup A.[]









