KETIKKABAR.com — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Zulfadhli menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dipusatkan di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin (17/8/2026).
Upacara khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah selaku inspektur upacara. Peringatan kemerdekaan ini dihadiri ribuan jajaran aparatur sipil negara (ASN), jajaran TNI, Polri, pelajar, tokoh agama, pemuda, hingga elemen masyarakat.
Turut hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, di antaranya Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan, Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh T. Rahmatsyah, serta Ketua Pengadilan Tinggi Aceh.
Dalam prosesi upacara tersebut, Ketua DPRA Zulfadhli dipercaya membacakan naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Dengan nada tegas dan lantang, ia mengumandangkan kembali naskah bersejarah yang pertama kali dicetuskan oleh Soekarno-Hatta pada 17 Agustus 1945.
Momen Selaraskan Kemerdekaan dan Perdamaian Aceh
Selesai upacara, Zulfadhli menekankan bahwa peringatan kemerdekaan ke-81 RI ini harus dimaknai secara mendalam, khususnya dalam menyelaraskan semangat nasionalisme dengan momentum 21 tahun perdamaian di Aceh.
Ia menilai tema kemerdekaan tahun ini—berdaulat, adil, dan makmur—sangat relevan dengan cita-cita kesejahteraan masyarakat Aceh.
“Kemerdekaan RI ke-81 dan nikmat perdamaian Aceh yang telah berlangsung 21 tahun harus seiring sejalan dalam upaya pemimpin bangsa ini mewujudkan keadilan dan kemakmuran bagi segenap bangsa, termasuk seluruh rakyat Aceh,” ujar Zulfadhli.
Ia pun menyuarakan optimisme terhadap kolaborasi kepemimpinan nasional dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di Tanah Rencong.
“Kita percaya, kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto dan Aceh yang kini dipimpin oleh Muzakir Manaf, dapat mewujudkan itu semua,” tegasnya.









