KETIKKABAR.com — Semangat gotong royong antara TNI dan warga memancar di Desa Buah Pala, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu (23/9/2026).
Anggota Kodim 0108/Agara bersama warga setempat bahu-membahu mengangkat material besi demi mempercepat pembangunan jembatan gantung perintis.
Personel Babinsa yang tergabung dalam Satgas Jembatan Gantung Perintis terlihat memindahkan susunan rangka pondasi besi ke lokasi proyek. Keterlibatan TNI ini dipastikan untuk menjamin ketersediaan material di titik pengerjaan tepat waktu.
Babinsa Sertu Turwadi menegaskan, kehadiran Babinsa di lapangan merupakan bentuk kepedulian nyata TNI untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat.
“Dengan bergotong royong, pekerjaan yang berat menjadi lebih ringan. Selain mempercepat pekerjaan, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara Babinsa dengan masyarakat,” ujar Sertu Turwadi di lokasi.
Ia menambahkan, hubungan emosional yang erat dengan warga binaan menjadi kunci utama kelancaran tugas Babinsa. Lewat aksi gotong royong ini, ruang komunikasi terbuka lebar sehingga warga tidak canggung menyampaikan kendala di desanya.
“Kami berharap kebersamaan antara TNI dan masyarakat terus terjaga. Warga juga tidak perlu ragu untuk berkomunikasi dengan Babinsa apabila terdapat berbagai persoalan atau kebutuhan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Pantauan di lokasi, warga tampak bergantian dan antusias mengangkut material besi hingga seluruh kebutuhan tahap tersebut terpenuhi.
Kehadiran jembatan gantung perintis ini ditargetkan mampu mempermudah akses mobilitas harian warga, terutama menuju lahan pertanian serta memperlancar konektivitas antarwilayah.
Salah satu warga yang ikut berpartisipasi menyampaikan rasa terimakasihnya atas aksi sigap para Babinsa.
“Kami sangat mengapresiasi Babinsa yang ikut membantu warga. Kalau dikerjakan bersama-sama, pekerjaan menjadi lebih cepat dan terasa lebih ringan,” ungkapnya.
Menutup kegiatannya, Sertu Turwadi berharap soliditas ini tetap terjaga sampai jembatan resmi beroperasi dan bisa dimanfaatkan sepenuhnya oleh warga.
“Yang paling penting adalah kekompakan. Alhamdulillah, sampai saat ini warga sangat kompak dan antusias. Semoga semangat gotong royong ini terus dipertahankan sehingga pembangunan jembatan dapat berjalan lancar dan nantinya memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.[]









