Politik

Tanggapi Sindiran Prabowo Soal ‘Pakar Goblok’, Mahfud MD: Presiden Juga Banyak yang Goblok

KETIKKABAR.com – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyindir sejumlah pakar berotak “goblok” memantik tanggapan dari pakar hukum tata negara, Mahfud MD.

Mantan Menko Polhukam tersebut tidak menampik kemungkinan adanya figur akademisi atau profesor yang memiliki kapasitas intelektual di bawah standar.

Namun, ia menegaskan kondisi itu tidak lantas dapat digeneralisasi ke seluruh kalangan pakar di Tanah Air.

“Kan ada 1.500 lebih profesor. Coba siapa pakarnya? Jadi bahwa ada profesor di bawah standar yang oleh Pak Prabowo itu disebut goblok, itu ya pasti ada,” kata Mahfud, dikutip Selasa (22/9/2026).

Mahfud lantas menarik komparasi dengan jabatan presiden. Menurutnya, sama halnya dengan akademisi, para pemegang puncak kekuasaan di pelbagai negara juga memiliki standar kualitas yang beragam.

BACA JUGA:  Disorot Pakar, Cara Presiden Prabowo Copot Purbaya Yudhi Sadewa Dinilai Nirempati dan Abaikan Etika Bernegara

“Tetapi tentu tidak semua profesor. Seperti halnya presiden juga banyak yang goblok. Iya kan? Banyak yang goblok juga,” ujarnya.

Ia mendasarkan argumennya dengan mencontohkan sosok mantan Presiden Uganda, Idi Amin, sembari menyoroti fenomena komersialisasi serta transaksi jual beli gelar profesor yang marak terjadi saat ini.

Kendati melontarkan sentilan tersebut, Mahfud secara spesifik menilai Prabowo Subianto sebagai figur Kepala Negara yang cerdas.

“Tapi soal Prabowo kalau mau membanding-bandingkan, menurut saya Prabowo itu memang pandai, tidak goblok,” kata Mahfud.

Pernyataan Mahfud mengemuka untuk merespons pidato Presiden Prabowo pada puncak perayaan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat (18/9/2026).

Saat itu, Prabowo melontarkan sindiran menohok kepada kalangan akademisi yang dinilainya terlalu merasa pintar hingga menyampaikan kritik yang tak sesuai realitas lapangan.

BACA JUGA:  Pencarian Jurnalis iNews dan Tujuh Korban Hilang di Selat Sunda Resmi Ditutup

“Terserah pakar-pakar yang menganggap dirinya pakar, saking pintarnya jadi goblok,” kata Prabowo.

Prabowo turut menuding segelintir figur menyalahgunakan kepakarannya untuk melayangkan tuduhan yang ia kategorikan sebagai fitnah. Kendati demikian, ia memilih tidak memperpanjang persoalan dan sekadar mencatat setiap tudingan tersebut.[]

TERKAIT LAINNYA