KETIKKABAR.com – Memasuki masa purnabakti merupakan fase transisi kehidupan yang menuntut kesiapan matang, baik secara mental maupun finansial.
Sebagai langkah antisipatif, Bank Aceh bersama PT Taspen (Persero) Cabang Banda Aceh menggelar kegiatan sosialisasi hak dan kewajiban serta wirausaha pintar bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Aceh yang segera menghadapi Batas Usia Pensiun (BUP), Kamis (30/7/2026).
Acara edukatif yang dihelat di Anjong Mon Mata, Komplek Meuligoe Gubernur Aceh, ini dirancang sebagai bentuk komitmen nyata dari kedua institusi dalam membekali aparatur negara agar dapat melangkah ke masa pensiun dengan perasaan tenang, mandiri, dan tetap produktif.
Direktur Bisnis Bank Aceh, Erwin Konadi, dalam sambutannya menegaskan bahwa masa pensiun bukanlah sebuah akhir dari produktivitas seseorang, melainkan awal dari babak baru kehidupan yang perlu dipersiapkan secara matang, baik dari sisi tata kelola keuangan maupun pengembangan usaha.
“Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan masa persiapan pensiun dengan sebaik-baiknya melalui perencanaan keuangan yang matang dan pemanfaatan peluang usaha yang sesuai dengan potensi masing-masing,” ujar Erwin.
Menurutnya, Bank Aceh senantiasa berkomitmen menghadirkan layanan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat luas, termasuk bagi para ASN yang akan segera memasuki masa purnabakti.
Melalui forum ini, para peserta tidak hanya diperkaya pemahamannya mengenai hak dan kewajiban sebagai peserta Taspen, tetapi juga dibekali wawasan mendalam seputar peluang berwirausaha sebagai alternatif untuk menjaga produktivitas selepas pensiun.
Lebih lanjut, Erwin mengajak para peserta untuk memanfaatkan layanan perbankan digital action Bank Aceh serta mengembangkan ragam usaha yang berkelanjutan.
Melalui berbagai produk dan layanan perbankan yang andal, Bank Aceh berupaya menyuguhkan solusi yang aman, mudah, serta relevan dengan kebutuhan para pensiunan.
“Termasuk fasilitas pembiayaan pra pensiun dan pembiayaan pensiun Bank Aceh yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan maupun pengembangan usaha di masa purna tugas,” ujar Erwin.
Senada dengan hal tersebut, Kepala PT Taspen (Persero) Cabang Banda Aceh, Junaizar, menyampaikan bahwa kolaborasi strategis dengan Bank Aceh ini merupakan bentuk pelayanan terpadu kepada ASN agar mereka memperoleh informasi yang utuh dan komprehensif.
“Sinergi ini membantu para ASN mendapatkan informasi mengenai manfaat pensiun, hak-hak peserta, serta berbagai layanan yang dapat diakses baik jelang maupun setelah pensiun,” kata Junaizar.
Melalui sinergi lintas instansi ini, Bank Aceh berharap dapat terus konsisten menjadi mitra strategis Pemerintah Aceh.
Peran perbankan diharapkan tidak sekadar berorientasi pada aspek transaksi keuangan semata, melainkan turut aktif mendukung peningkatan literasi keuangan serta kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi para ASN yang bersiap menyambut masa pensiun yang lebih sejahtera, mandiri, dan produktif.[]











