BisnisEkonomi

Bank Aceh Perkuat Sinergi dengan OJK, Dorong Tata Kelola dan Pertumbuhan Perbankan Syariah

KETIKKABAR.com – Jajaran pengurus baru PT Bank Aceh Syariah memulai langkah awal kepemimpinannya dengan memperkuat komunikasi bersama para pemangku kepentingan. Salah satunya diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi ke Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Aceh pada Jumat, 26 Juni 2026.

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat sinergi antara Bank Aceh Syariah dan OJK dalam mendukung pengembangan industri jasa keuangan, khususnya perbankan syariah di Aceh.

Rombongan dipimpin Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, didampingi Komisaris Utama M. Nasir Syamaun, Komisaris Independen Prof. Dr. Faisal, SE., M.Si., M.A., serta Direktur Bisnis Erwin Konadi.

Keempatnya merupakan bagian dari jajaran pengurus yang ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 23 Juni 2026 oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP).

Kehadiran manajemen baru tersebut menjadi bagian dari komitmen Bank Aceh Syariah untuk membangun komunikasi yang lebih intensif dengan regulator sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan industri perbankan.

Rombongan diterima langsung oleh Kepala OJK Provinsi Aceh, Daddi Peryoga, bersama jajaran pejabat OJK Aceh. Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas berbagai agenda strategis, mulai dari penguatan tata kelola perusahaan (good corporate governance/GCG), peningkatan manajemen risiko, hingga perluasan akses layanan keuangan bagi masyarakat.

Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, mengatakan silaturahmi tersebut merupakan bentuk komitmen manajemen baru untuk terus menjalin hubungan yang harmonis dengan regulator agar operasional perusahaan berjalan sesuai ketentuan dan prinsip tata kelola yang baik.

Click here to preview your posts with PRO themes ››

Menurutnya, dukungan dan arahan dari OJK memiliki peran penting dalam memperkuat kinerja Bank Aceh Syariah sehingga mampu tumbuh secara sehat dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pembangunan ekonomi daerah.

“Silaturahmi ini menjadi momentum penting bagi kami untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan OJK. Kami berharap sinergi yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan sehingga Bank Aceh Syariah mampu menghadirkan layanan yang semakin profesional, inovatif, dan berdaya saing,” ujar Fadhil.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Aceh, Daddi Peryoga, menyambut baik kunjungan jajaran pengurus baru Bank Aceh Syariah. Menurutnya, OJK akan terus mendukung penguatan industri perbankan di Aceh, terutama Bank Aceh Syariah yang memiliki posisi strategis sebagai bank daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Ia berharap manajemen baru dapat menjaga kinerja perusahaan, memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah, serta terus menghadirkan inovasi di tengah dinamika industri jasa keuangan yang semakin kompetitif.

Click here to preview your posts with PRO themes ››

Dalam kesempatan tersebut, OJK juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat sebagai fondasi utama bagi pertumbuhan industri perbankan syariah. Kepercayaan publik dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat daya saing sekaligus memperluas peran Bank Aceh Syariah dalam mendukung pembangunan daerah.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kedua belah pihak sepakat untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi guna mewujudkan sektor jasa keuangan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan di Aceh.

Melalui sinergi yang semakin erat dengan OJK, Bank Aceh Syariah diharapkan dapat terus mengoptimalkan perannya sebagai lembaga keuangan daerah dalam mendukung pembangunan ekonomi, memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh melalui layanan perbankan syariah yang profesional dan inovatif.(Adv)

TERKAIT LAINNYA