KETIKKABAR.com – Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris (Syech Muharram), melepas kepulangan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian, melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu (10/6/2026).
Kepulangan tersebut menandai berakhirnya rangkaian kunjungan kerja Mendagri terkait penanganan pascabencana di Aceh.
Kunjungan Mendagri ke Aceh sebelumnya diisi dengan agenda utama, yakni memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi Capaian Penanganan serta Percepatan Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi yang digelar di Kantor Gubernur Aceh pada Selasa (9/6/2026).
Dalam prosesi pelepasan di ruang VIP Bandara SIM, Syech Muharram mendampingi Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah serta jajaran Pemerintah Aceh dan unsur Forkopimda.
Usai prosesi pelepasan, Syech Muharram menyampaikan apresiasi atas perhatian serius pemerintah pusat terhadap proses pemulihan pascabencana di Aceh.
Kehadiran langsung Menteri Dalam Negeri dinilai sebagai bukti kuat komitmen pemerintah dalam memastikan program rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan sesuai kebutuhan lapangan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Menteri Dalam Negeri, Bapak Tito Karnavian ke Aceh untuk pemulihan pascabencana. Kemarin kami menyambut langsung kedatangan Bapak Menteri, hari ini kami mengantar beliau ke Bandara SIM Aceh Besar untuk kembali pulang ke Jakarta, dengan selamat insyaallah,” ujar Syech Muharram.
Syech Muharram berharap berbagai aspirasi yang disampaikan pemerintah daerah selama kunjungan kerja tersebut dapat menjadi pertimbangan dalam penyusunan langkah-langkah lanjutan pemulihan pascabencana hidrometeorologi.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat maupun Pemerintah Aceh dalam upaya meningkatkan ketahanan daerah terhadap ancaman bencana ke depan.
“Kami berharap sinergi yang telah terbangun antara pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, dan pemerintah kabupaten/kota dapat terus diperkuat, sehingga masyarakat yang terdampak bencana dapat segera pulih dan kembali menjalankan aktivitas secara normal,” harapnya.[]











