KETIKKABAR.com – Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han)., menerima audiensi dari Komisaris Utama PT. Adhi Karya (Persero), Mayjen TNI (Purn) Dody Usodo Hargo, S.I.P., M.M., bersama jajaran, Rabu (9/7/2025), di Ruang Kerja Pangdam IM, Banda Aceh.
Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini menjadi momen strategis untuk memperkuat hubungan kelembagaan antara Kodam IM dan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terbesar di bidang konstruksi nasional.
Dalam sambutannya, Pangdam IM menyampaikan apresiasi atas kunjungan Komisaris Utama PT. Adhi Karya dan rombongan. Ia menilai silaturahmi ini sebagai langkah positif dalam membangun komunikasi lintas sektor dan memperkuat kolaborasi antara TNI dan BUMN dalam mendukung percepatan pembangunan di Aceh.
“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai wujud keseriusan PT. Adhi Karya dalam mendukung pembangunan Aceh, terutama proyek-proyek strategis nasional,” ujar Mayjen Niko Fahrizal.
Ia menegaskan bahwa Kodam IM siap memberikan dukungan maksimal dalam menjaga keamanan dan stabilitas lingkungan pembangunan, selama tetap berada dalam koridor hukum dan ketentuan yang berlaku.
“Keberhasilan pembangunan tidak cukup dengan kemampuan teknis saja, tetapi juga memerlukan dukungan sosial dan stabilitas wilayah. Kodam IM akan selalu menjadi mitra strategis dalam menciptakan iklim yang kondusif,” tegasnya.
Baca juga: Pangdam IM Hadiri Musrenbang RPJMA 2025–2029, Tegaskan Komitmen TNI Dukung Pembangunan Aceh
Sementara itu, Mayjen TNI (Purn) Dody Usodo Hargo mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat Pangdam IM dan jajarannya. Ia menjelaskan bahwa audiensi ini merupakan bagian dari agenda silaturahmi dan diskusi strategis untuk memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan proyek-proyek yang tengah digarap Adhi Karya di Aceh.
“Kami sangat mengapresiasi keterbukaan dan dukungan dari Kodam Iskandar Muda. Sinergi seperti ini sangat penting dalam menjaga kelancaran proyek strategis nasional, termasuk Tol Sigli–Banda Aceh,” jelas Dody Usodo Hargo.
Ia juga menekankan bahwa Adhi Karya berkomitmen untuk menerapkan standar keselamatan kerja tinggi, prinsip keberlanjutan, dan pemberdayaan masyarakat lokal, agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas oleh warga Aceh.
Menanggapi hal tersebut, Pangdam IM menegaskan bahwa Kodam IM akan terus membuka ruang kolaborasi dan komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk BUMN, demi mendorong pembangunan yang aman, adil, dan inklusif.
“Sinergi seperti ini perlu dijaga dan ditingkatkan. Kami siap mendukung setiap upaya pembangunan selama sejalan dengan kepentingan rakyat dan menjaga keamanan daerah,” ujarnya.
Di akhir pertemuan, kedua belah pihak sepakat untuk terus memperkuat hubungan lintas sektor, tidak hanya dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam membangun kepercayaan dan kerja sama yang berkelanjutan.
Audiensi ini juga dihadiri sejumlah pejabat Kodam IM, antara lain:
-
Asintel Kasdam IM
-
Aslog Kasdam IM
-
Kepala Zidam IM
-
Wakil Kepala Topdam IM
-
Wakil Kepala Pendam IM
Sementara itu, rombongan dari PT. Adhi Karya terdiri atas:
-
Rony Kusumangara – GM Infrastruktur I
-
Sutarto – Manager Biro QSHE dan Sistem
-
Andi Dwi Putranto – Manager Operasi II
-
Suprayogi, S.H. – Project Director Tol Sigli–Banda Aceh
-
Andre Nur Priananta – Staf QSHE dan Sistem
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cinderamata sebagai simbol persahabatan serta komitmen sinergi antara Kodam IM dan PT. Adhi Karya (Persero).[]











