KETIKKABAR.com – Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem diisukan telah menikah lagi dengan seorang pengusaha asal Malaysia bernama Datin Sri Vie Shantie Khan.
Isu ini mencuat setelah video Mualem mengenakan busana adat Melayu di pelaminan viral di media sosial, lengkap dengan narasi dari pembawa acara yang menyebut istilah “pengantin pria”.
Dalam video yang beredar, seorang wanita berbusana muslimah tampak duduk berdampingan dengan Mualem di sebuah acara di Malaysia.
Kehadiran Ustaz Khalid Basalamah di barisan depan tamu undangan semakin memperkuat spekulasi netizen mengenai prosesi tersebut.
Datin Sri Vie Shantie Khan segera memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya untuk membantah tudingan menjadi istri baru Gubernur Aceh.
Ia mengunggah momen kebersamaan dengan suami sahnya, Abdul Rahman Dahlan, sambil menuliskan penegasan, “My one and only husband (suamiku satu-satunya)”.
Selain bantahan langsung, Vie Shantie Khan juga membagikan sejumlah unggahan reflektif mengenai bahaya fitnah dan tajamnya lidah manusia.
Ia menganalogikan gosip tersebut seperti bulu terbang yang sulit ditarik kembali setelah tersebar luas ke mana-mana.
Hingga saat ini, pihak Pemerintah Aceh masih bungkam dan belum memberikan pernyataan resmi untuk mengonfirmasi ataupun membantah kabar tersebut.
Sementara itu, selebgram asal Aceh, Cut Wahyuni Rosita, mengklaim bahwa pernikahan tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan istri kedua Mualem, Salmawati.
Cut Wahyuni Rosita mengungkapkan rasa kagetnya sekaligus menyampaikan keprihatinan karena isu ini muncul saat Aceh tengah berduka akibat bencana banjir.
“Begitu kenyataannya, trending topic di awal tahun, tapi mau gimana, kami selaku warga Aceh mengucapkan Barakallah,” ucap selebgram tersebut.
Mengenai kondisi istri-istri Mualem, Cut Wahyuni menyebutkan bahwa istri pertama, Marlina Usman atau Kak Na, menanggapi kabar ini dengan lebih tegar.
“Kak Na sudah kebal, yang syok itu mabit,” pungkasnya merujuk pada kondisi istri kedua yang merasa terpukul atas kabar tersebut. []
Rupiah Nyaris Tembus Rp 17.000 per Dolar AS, Menkeu Purbaya Buka Suara










