KETIKKABAR.com – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal (Purn) Djamari Chaniago, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Utara untuk meninjau kesiapan pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi korban bencana hidrometeorologi, Rabu, 7 Januari 2026.
Didampingi Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah dan Kapolda Aceh Irjen Marzuki Ali Basyah, rombongan bertolak menuju Gampong Kuala Cangkoy, Kecamatan Lapang.
Dalam kesempatan tersebut, Menko Polkam melakukan penyerahan Huntap secara simbolis kepada masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.
Djamari menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan memastikan seluruh persiapan teknis maupun administrasi telah matang. Ia menargetkan pembangunan 104 unit Huntap, termasuk fasilitas musala, selesai dalam waktu dekat.
“Hari ini kita memastikan bahwa persiapan untuk pembangunan hunian tetap ini betul-betul sudah siap. Kita berharap pembangunannya harus sudah selesai sebelum bulan puasa Ramadan agar masyarakat dapat tinggal dan beribadah dengan nyaman,” ujar Djamari di lokasi peninjauan, Rabu.
Kemenko Polkam Jadi Instansi Pertama yang Realisasikan Huntap
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, memberikan apresiasi atas gerak cepat kementerian di bawah komando Djamari Chaniago.
Ia menyebut Kemenko Polkam merupakan instansi pusat pertama yang merealisasikan pembangunan hunian tetap di wilayah terdampak tersebut.
Meski menyambut baik bantuan Huntap, Fadhlullah juga menitipkan pesan mengenai fasilitas umum lainnya, terutama tempat ibadah. Ia berharap renovasi masjid dan musala yang rusak akibat banjir segera diprioritaskan.
“Waktu Ramadan sudah semakin dekat. Kami berharap renovasi masjid dapat menjadi prioritas agar masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan nyaman,” kata pria yang akrab disapa Dek Fadh tersebut.
Selama peninjauan di Gampong Kuala Cangkoy, Fadhlullah aktif memaparkan kondisi lapangan dan kebutuhan riil masyarakat kepada rombongan dari Jakarta untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran.
Presiden Tunjuk Mendagri Pimpin Satgas Rehab-Rekon
Menko Polkam Djamari Chaniago mengungkapkan bahwa Presiden telah menunjuk Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sebagai Kepala Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi untuk tiga provinsi terdampak bencana, termasuk Aceh.
Program Rehab-Rekon ini, menurut Djamari, akan mencakup skala yang lebih luas guna memulihkan roda ekonomi dan mobilitas warga yang sempat lumpuh.
“Program rehab-rekon tersebut nantinya tidak hanya fokus pada pembangunan hunian saja, tetapi juga mencakup perbaikan jalan, jembatan, serta pemulihan fasilitas publik yang rusak akibat banjir,” pungkasnya. []
Lonjakan Signifikan! Kunjungan Wisatawan ke Aceh Tembus 18,3 Juta di 2025










