KETIKKABAR.com – Warga Desa Serule, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, mendesak Presiden Prabowo Subianto dan Pemerintah Aceh untuk segera mengirimkan bantuan logistik melalui jalur udara.
Seruan tersebut disampaikan melalui rekaman video berdurasi sekitar satu menit yang kini beredar luas di medsos, yang memperlihatkan kondisi tiga desa yang terisolasi akibat putusnya akses darat akibat banjir dan tanah longsor.

Dalam video tersebut, seorang perwakilan warga mengungkapkan bahwa masyarakat setempat telah secara swadaya membangun landasan helipad sederhana.
Helipad tersebut dirancang sebagai titik pendaratan helikopter untuk memfasilitasi distribusi bantuan sembako dan logistik yang akan menjangkau Desa Serule serta dua desa lainnya, yaitu Jamurkonya dan Atupayung.
“Kami telah membangun helipad agar bantuan logistik bisa langsung diturunkan di Desa Serule, yang akan meng-cover tiga desa ini,” ujar perwakilan warga tersebut.
Menurutnya, ketiga desa tersebut memiliki jarak yang relatif dekat, menjadikan Desa Serule sebagai titik strategis untuk distribusi bantuan.
Sejak terputusnya akses darat, warga tiga desa itu terpaksa melakukan perjalanan ekstrem menuju Kecamatan Bintang, yang memakan waktu hingga satu hingga satu setengah hari. Kondisi geografis yang semakin terisolasi membuat akses darat hampir tidak bisa dilalui.
“Kami sudah terkurung di desa. Di sebelah sana sudah jadi pulau,” tambahnya.
Dalam video itu, warga juga menyoroti lambannya distribusi bantuan dan berharap keberadaan helipad bisa mengatasi berbagai alasan yang disampaikan pihak berwenang terkait kesulitan penyaluran logistik ke daerah tersebut.
Di akhir video, warga kembali mengajukan permohonan kepada Presiden Prabowo, Gubernur Aceh, dan pemerintah terkait agar bantuan logistik dapat segera disalurkan melalui jalur udara dengan memanfaatkan fasilitas darurat yang telah mereka bangun.
“Ini adalah inisiatif kami agar bantuan bisa sampai ke desa kami,” tegasnya.[]
Update Bencana Aceh: 173 Meninggal, 204 Hilang, 443.001 Jiwa Mengungsi di 828 Titik










