KETIKKABAR.com – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mengirimkan 15 ton bantuan tanggap darurat untuk masyarakat terdampak banjir dan longsor di Aceh.
Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap melalui koordinasi dengan BPBA (Badan Penanggulangan Bencana Aceh) dan Pemerintah Aceh.
Bantuan yang dikirim mencakup perahu karet, sembako, susu, obat-obatan, perlengkapan logistik, hingga perangkat pendukung komunikasi seperti Starlink dan telepon satelit untuk memperkuat sistem komunikasi pemerintah daerah selama penanganan bencana.
Selain bantuan untuk masyarakat Aceh yang disampaikan melalui pemerintah provinsi, BSI juga berupaya mempercepat pemulihan layanan cabang agar segera beroperasi.
Berbagai perlengkapan seperti seperti alat bantu telekomunikasi (starlink), Genzet dan BBM juga disiapkan dan dalam perjalanan menuju lokasi. Adapun perahu karet sudah lebih dulu dikirimkan ke lokasi bencana untuk membantu evakuasi masyarakat.
Terdapat 66 kantor cabang di wilayah Aceh dan Cabang di Wilayah Sumatra Utara yang tidak dapat beroperasi karena terkendala akses dan sarana pendukung lainnya.
Saat ini sebagian mesin ATM sudah beroperasi melayani kebutuhan uang tunai nasabah. Sementara kantor cabang yang terdampak banjir juga sedang dalam proses pembersihan sehingga segera dapat melayani transaksi nasabah.
Meski sebagian bantuan telah tiba di lokasi bencana, Penyerahan bantuan secara resmi dilakukan oleh Direktur Utama BSI kepada Utusan Khusus Gubernur Aceh Chowadja Sanova di BSI Tower Jakarta pada Sabtu (29/11).
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menyampaikan keprihatinan dan empati yang mendalam atas musibah yang terjadi di sebagian Sumatra terutama di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang juga merupakan wilayah operasional BSI.
‘’Musibah ini tidak hanya berdampak pada masyarakat sekitar, tetapi juga pada aktivitas layanan perbankan di beberapa unit kantor kami,’’ kata Eko dalam keterangan resmi, Sabtu (29/11).
‘’Hari ini, kita melepas tim tambahan untuk memperkuat upaya yang sudah berjalan. Relawan BSI yang berangkat akan menjadi representasi BSI di lapangan, menyampaikan bantuan, mendampingi pegawai dan nasabah, serta menghadirkan harapan bagi masyarakat yang sedang mengalami masa paling berat dalam hidup mereka,” sambungnya.
Pada tahap awal, kata Anggoro, prioritas BSI adalah keselamatan nasabah, karyawan, serta masyarakat serta percepatan untuk operasional cabang di wilayah terdampak bencana.
Karena itu, BSI mengambil langkah cepat untuk memastikan keamanan seluruh personel BSI serta melakukan penyesuaian operasional sesuai kondisi di lapangan.
BSI menyadari bahwa menjelang akhir bulan, kebutuhan transaksi keuangan masyarakat meningkat. Terlebih dalam kondisi bencana seperti ini. Upaya pemulihan layanan kantor diakukan sesegera mungkin.
Saat ini, kata Anggoro, BSI telah mengaktifkan tim BCM atau Tim Tanggap Darurat untuk memantau situasi secara langsung dan memastikan langkah mitigasi berjalan efektif. Setelah masa tanggap darurat selesai juga.
Utusan Khusus Gubernur Aceh Chowadja Sanova “Atas nama Gubernur Aceh, kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Syariah Indonesia untuk kepedulian bagi Masyarakat Aceh. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah dan bermanfaat untuk masyarakat”. []
Terkuak! Banjir Maut Sumatera Diduga Ulah Pembalakan Liar, BUMN Dikerahkan










